Page 319 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 319

KEPING  32



                    Individu Hanyalah Ilusi













                 ang waktu terasa jadi gembul dan rakus. Melahap

                 sekon lebih banyak dari porsi biasa. Merenggut masa-
           Smasanya untuk lebih lama memeluk Super nova.
             “Jangan biarkan ia melalapmu, Ferre.”
             Re  tersentak. Sulit juga  bersama  seseorang yang  punya
           akses ke ruang pikir.
             “Ssst,” bisik Diva sebelum Re berkata apa-apa. “Dengar....”
             Degup jantung. Embusan napas. Harmoni tanpa not.

           Keduanya tenggelam dalam keheningan yang padat.
             Itulah rima dari puisi yang tak pernah habis. Hidup.
             Dan, bila jantung berhenti?
             Puisi adalah roh bertabir kata. Roh itu, tak pernah mati.
             Tak pernah pergi?
   314   315   316   317   318   319   320   321   322   323   324