Page 108 - In a Blue Moon
P. 108

laki-laki	itu	dengan	tangan	kirinya	yang	bebas.	”Siapa	suruh
                  kau	bicara	sembarangan?”	katanya	dengan	gigi	mengertak.
                    Lucas	 meringis,	 namun	 masih	 belum	 melepaskan	 pe-
                  gangannya	di	pergelangan	tangan	Sophie.
                    Sophie	 menoleh	 ke	 arah	 Christina	 yang	 masih	 kebi-
                  ngungan	dan	berkata,	”Abaikan	dia.	Dia	hanya	bercanda.	Dia

                  bukan	siapa-siapaku,	hanya	orang	menyebalkan	yang	ternyata
                  lebih	 memilih	 mengganggu	 orang	 lain	 daripada	 mengurusi
                  restorannya	sendiri.”
                    ”Asal	kau	tahu,	sebagai	koki	peraih	bintang	Michelin,	aku
                  ini	orang	sibuk,	tapi	aku	bersedia	meluangkan	waktuku	yang
                  berharga	untukmu.	Seharusnya	kau	merasa	tersanjung,”	sela
                  Lucas	Ford.
                    Sophie	menatap	Lucas	Ford	dengan	mata	disipitkan.	”Le-
          106
                  paskan	tanganku,”	katanya.
                    Lucas	Ford	menggeleng	singkat	dan	tersenyum	kecil.	”Ti-
                  dak,”	balasnya	tenang.	”Karena	aku	tahu	kau	akan	memukul-
                  ku	lagi.”
                    ”Tangan	kiriku	masih	bebas,”	Sophie	memperingatkan.
                    ”Tapi	pukulan	tangan	kananmu	jauh	lebih	keras	daripada
                  pukulan	tangan	kirimu.”	Tanpa	menunggu	tanggapan	Sophie,
                  Lucas	 Ford	 menoleh	 ke	 arah	 Christina	 dan	 berkata,	”Kami

                  pergi	dulu,	Christina.	Senang	berkenalan	denganmu.”
                    Setelah	 itu	 Sophie	 ditarik	 keluar	 dari	 toko	 tanpa	 diberi
                  kesempatan	untuk	berbicara,	atau	bahkan	berpikir.













        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   106                     3/30/2015   10:43:16 AM
   103   104   105   106   107   108   109   110   111   112   113