Page 109 - In a Blue Moon
P. 109

Dr.	Spencer	Wilson	memijat-mijat	bahunya	yang	pegal	dan
                menguap.	 Tidak	 ada	 lagi	 pasien	 yang	 harus	 ditanganinya.
                Waktunya	pulang.	Ia	melirik	jam	tangan	dan	tersenyum	kecil.
                Waktunya	makan	malam.	Mungkin	Sophie	mau	menemani-

                nya	makan.	Ia	mencoba	menghubungi	ponsel	Sophie.	Tidak
                ada	jawaban.	Well,	tidak	aneh.	Sophie	memang	jarang	men-
                jawab	telepon	kalau	sedang	sibuk	membuat	kue.	Terlebih	lagi
                di	 masa	 menjelang	 Natal	 ketika	 toko-toko	 kue	 sedang	 di-
                banjiri	pesanan.	Spencer	mencoba	menghubungi	A	Piece	of
                Cake.

                  ”Hai,	Christina,”	sapa	Spencer	ketika	telepon	dijawab	oleh
                Christina.
                  ”Oh,	 hai,	 Spencer,”	 balas	 Christina	 riang.	”Ada	 yang	 bisa
                kubantu?”                                                 107

                  ”Apakah	Sophie	ada	di	sana?	Aku	tadi	mencoba	menghu-
                bungi	ponselnya,	tapi	dia	tidak	menjawab.”
                  ”Dia	 tidak	 ada	 di	 sini.	 Dia	 pergi	 menonton	 pertunjukan.
                Mungkin	itu	sebabnya	dia	tidak	menjawab	telepon.”
                  ”Oh,	begitu.”
                  ”Ya,	dia	pergi	bersama...	tunggu	sebentar.”	Suara	Christina

                menjauh	 dari	 telepon	 sementara	 ia	 berseru,	 ”Hei,	 George,
                siapa	nama	calon	bos	barumu?	Lucas	Ford?”
                  Alis	Spencer	terangkat	heran.	”Lucas	Ford?”	Bukankah	itu
                laki-laki	 yang	 mereka	 temui	 di	 pesta	 pernikahan	 Taylor?
                Laki-laki	yang	tidak	disukai	Sophie?

                  ”Ya,	namanya	Lucas	Ford.”	Suara	Christina	terdengar	jelas
                kembali.







        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   107                     3/30/2015   10:43:17 AM
   104   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114