Page 5 - Topik Penilaian Investasi
P. 5

1.   Materi



           1.1. Bentuk-Bentuk Investasi Aktiva Tetap

                  Perusahaan  melakukan investasi dalam aktiva tetap dengan harapan bahwa perusahaan

            akan memperoleh kembali dana yang diinvestasikan tersebut. Investasi dalam aktiva tetap dapat
            berbentuk tanah, bangunan-bangunan, mesin-mesin dan peralatan-peralatan lain.   Keseluruhan

            proses perencanaan dan pengambilan keputusan   pengeluaran dana   tersebut melebihi waktu
            satu  tahun  dikatakan  sebagai  capital  budgeting.(Riyanto,  2010;  Sulindawati  et  al.,  n.d.;

            Sulindawati, 2019)

                  Capital Budgeting  mempunyai arti yang sangat penting bagi perusahaan karena (1) dana
            yang dikeluarkan akan terikat untuk jangku waktu yang  panjang; (2) investasi dalam aktiva tetap

            menyangkut harapan terhadap hasil penjualan di waktu yang akan datang; (3) pengeluaran dana
            untuk  keperluan  tersebut  biasanya  meliputi    jumlah  yang  besar;  dan    (4)  kesalahan  dalam

            pengambilan  keputusan    mengenai  pengeluaran  dana  atau  modal  tersebut  akan  mempunyai
            akibat  yang  panjang  dan  berat.  Kesalahan  dalam  pengambilan  keputusan  di  bidang  ini  tidak

            dapat diperbaiki tanpa  adanya kerugian.


                     Klik menuju:
                     Presentasi dalam format Ms. PPt


           2.2. Kriteria Penilaian Investasi Aktiva Tetap
                  Keputusan dibidang investasi sangat penting karena akan memiliki pengaruh yang besar

           terhadap  perkembangan  perusahaan  di  masa  yang  akan  datang.  Untuk  menentukan  layak

           tidaknya  suatu  investasi  ditinjau  dari  aspek  keuangan  perlu  dilakukan  pengukuran  dengan
           beberapa kreteria. Setiap penilaian layak  diberikan nilai yang standar untuk usaha yang sejenis

           dengan cara membandingkan dengan rata-rata industri atau target yang telah ditentukan. Dalam
           prakteknya beberapa kreteria  dapat digunakan untuk menentukan apakah suatu usaha layak

           atau  tidak  untuk  dijalankan  ditinjau  dari  aspek  keuangan.  Kreteria  ini  sangat  tergantung  dari
           kebutuhan masing-masing perusahaan dan metode mana yang digunakan. Setiap metode yang

           digunakan  mempunyai  kelebihan  dan  kelemahannya  masing-masing.  Dalam  penilaian  suatu

           usaha hendaknya penilai menggunakan  beberapa metode sekaligus. Artinya semakin banyak
           metode  yang  digunakan,  maka  semakin  memberikan  gambaran  yang  lengkap  sehingga

           diharapkan  memberikan hasil yang akan diperoleh  menjadi lebih sempurna.



      UNDIKSHA                                                                                                   5
             2022
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10