Page 34 - sistem suspensi
P. 34
3. Ball Joint
Komponen ini berfungsi sebagai sumbu roda-roda saat kendaraan
membentuk, pemasangannya antara lower arm dengan steering knuck
dan upper arm dengan steering knuekle.
a) Pemeriksaan kekendoran ball joint bawah terhadap lower arm.
Dongkrak bagian depan kendaraan dan di topang dengan
penyangga.
Pastikan kendaraan sudah disangga dengan aman
Pastikan bahwa roda depan telah lurus posisinya dan tekan
pedal rem.
Gerakkan lengan suspensi bawah ke atas dan kebawah dan
pastikan tidak ada gerak bebas ball joint (berlebihan)
Gerakkan roda samping kanan samping kiri dan pastikan tidak
ada gerakan yang berlebihan.
Ball joint atas
Ball joint bawah
Penyangga
Gambar 18 : Pemerikasan ball joint terhadap lower arm dan upper arm
Pengujian ball joint : dalam keadaan roda terpasang gerakkan roda
bagian atas kedalam dan bagian bawah keluar atau sebaliknya bila
terjadi kekocakan yang berlebihan maka ball joint perlu diganti bila
tidak terjadi kekocakan dapat dipastikan ball joint dalam keadaan baik.
4. Pegas Koil (Coil Spring)
Komponen ini berfungsi untuk menyerap kejutan/gaya yang
diakibatkan dari permukaan jalan tidak rata, penempatannya diantara
lower arm dan upperr arm. Pemeriksaan pegas koil dalam keadaan
terlepas dan bersih pastikan tidak ada bagian yang retak atau aus,
ukur tinggi bebas pegas sesuai dengan buku manual sesuai dengan
jenis mobil yang diperiksa .batas limit = 273 mm.
Gambar 19: Pemeriksaan pegas koil
21

