Page 59 - 01_Kelas_02_SD_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Guru_148.pdf
P. 59

menyampaikan  pengalaman  berkaitan  dengan  sikap  tolong
                               menolong. Kelompok lain menyimak dan memberi tanggapan.
                           10) Pada rubrik “Sikapku”, peserta didik menyatakan kesiapannya untuk
                               menjadi manusia penolong.
                           11) Pada  rubrik  “Ayo  Kerjakan”,  peserta  didik  diminta  mengamati
                               gambar yang tersedia untuk memberikan komentar dan pemahaman
                               terkait dengan pentingnya ajaran tolong-menolong.
                           12) Pada rubrik “Insya Allah Aku Bisa” guru membimbing peserta didik
                               untuk memberikan tanda (√) pada rubrik ‘ya’ atau ‘tidak’.
                           13) Pada rubrik “Ayo Berlatih”, dua atau tiga anak disuruh memberikan
                               contoh:
                               -   sikap peduli kepada orang lain yang tertimpa masalah, dan
                               -   sikap tahu apa yang harus dilakukan dalam rangka menolong
                                   teman itu.

                      6. Penilaian
                         Menilai sikap peserta didik dalam hal tolong menolong sebenarnya sulit
                         karena  memerlukan  pengamatan  yang  panjang  terhadap  perilaku  setiap
                         siswa.  Kalau  disimulasikan  dengan  praktik  kerja  dengan  judul  "Tolong
                         Menolong", tentu hasilnya bisa kurang asli.

                         Penilaian atas sikap tolong-menolong siswa memerlukan pengamatan yang
                         lama dan teliti, bila perlu klarifikasi, sehingga diketahui tingkat keakuratan
                         dan keajegannya.
                         Lebih mudah guru menandai siapa di antara siswa yang pernah menolong,
                         guru mencatatnya untuk dijadikan bahan penilaian terhadap perilaku siswa.

                         Penilaian untuk kegiatan diskusi kelompok menggunakan pola penialaian
                         sebagaimana dicontohkan pada rubrik no 6 (penilaian) pada Pelajaran 1.

                      7. Pengayaan
                         Dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik diminta mengamati beberapa
                         kejadian  yang  faktual,  misalnya  berupa  gambar,  guntingan  berita,  yang
                         menceritakan perilaku tolong menolong.
                         Kemudian  guru  memberikan  komentar  untuk  memunculkan  nilai-nilai
                         akhlak di dalamnya.

                      8. Remedial
                         Bagi peserta didik yang belum mencapai KKM, guru menjelaskan kembali
                         materi tolong menolong (lihat di rubrik pengembangan materi).
                         Selanjutnya  melakukan  penilaian  kembali  (lihat  poin  6)  dalam  kegiatan
                         memperagakan  sikap  tolong  menolong.  Pelaksanaan  remedial  dilakukan
                         pada hari dan waktu tertentu yang disesuaikan, misalnya 30 menit setelah
                         jam pulang.



                                                                                  Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti   47
   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64