Page 55 - 01_Kelas_02_SD_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Guru_148.pdf
P. 55
7. Pengayaan
Dalam kegiatan pembelajaran, peserta didik diajak mengerjakan sesuatu
yang mengharuskannya bekerja sama.
Melalui gambar tersebut guru dapat mengumpulkan pendapat yang berbeda
antar peserta didik dalam menanggapi apa yang harus mereka lakukan
untuk menolong orang menyeberangi jalan.
Bisa juga diajak mengamati kekompakan kerja sama antar pemain sepak
bola. Biarkan mereka bebas memberi contoh beberapa kegiatan yang
mempunyai unsur kerja samanya.
Bagi siswa yang sudah memahami masalah kerja sama, sebuah ilustrasi
kisah hajar aswad di salah satu sudut Ka’bah di Makkah bisa menjadi kisah
pelengkap. Setelah diceritakan, siswa dapat diajak menebak di mana contoh
kerja sama yang ditunjukkan oleh Rasulullah.
Kala itu Ka’bah di Makkah sudah menjadi tempat berdoa bagi orang-
orang Arab sebelum kedatangan agama Islam. Mereka berdiskusi tentang
siapa yang akan meletakkan batu itu. Para tokoh suku bangsa Arab sampai
bersitegang ingin meletakkannya namun ditolak oleh pemuka suku yang
lain.
Para kepala suku kemudian mendengar nama Muhammad dan akhirnya
mereka datang kepada Muhammad dan meminta pendapatnya. Apa yang
disarankan Muhammad ternyata adalah suatu tindakan penyelesaian yang
luar biasa. Para pemimpin suku pun kemudian mengikuti saran nabi dan
akhirnya batu dapat diletakkan dengan damai dan aman.
Cara yang disarankan Muhammad adalah semua sorban setiap kepala suku
dijulurkan bersama-sama.
Batu hajar aswad kemudian ditaruh tepat di tengah. Muhammad kemudian
menyuruh semua kepala suku memegang kain ujung masing-masing dan
jadilah semua suku mengangkat bersama-sama dan bergotong royong
membawa batu itu ke dinding Ka’bah yang berlubang.
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti 43

