Page 58 - 01_Kelas_02_SD_Agama_Islam_dan_Budi_Pekerti_Guru_148.pdf
P. 58

5. Proses Pembelajaran
                      a. Persiapan
                        1)  Pembelajaran dimulai dengan guru mengucapkan salam dan berdoa
                            bersama
                        2)  Guru memeriksa kehadiran, kerapihan berpakaian, posisi dan tempat
                            duduk anak disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran
                        3)  Guru  menyapa  peserta  didik  dengan  memperkenalkan  diri  kepada
                            peserta didik
                        4)  Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
                        5)  Beberapa alternatif media/alat peraga/alat bantu bisa berupa illustrasi
                            gambar atau tayangan visual (film) yang relevan.
                        6)  Beberapa  alternatif  model/strategi/metode  pembelajaran  yang
                            digunakan  di  antaranya  (1)  ceramah  interaktif  (menceritakan  dan
                            menjelaskan  kisah  melalui  gambar  atau  tayangan  visual/film  yang
                            bersifat kontekstual kekinian), (2) diskusi dalam bentuk the educational-
                            diagnosis meeting artinya peserta didik berbincang mengenai pelajaran
                            di kelas dengan maksud saling mengoreksi pemahaman mereka atas
                            pelajaran/materi yang diterimanya agar masing-masing memperoleh
                            pemahaman yang benar dan dilengkapi dengan lembar pengamatan
                            dalam pelaksanaan diskusi.

                      b. Pelaksanaan
                        1)  Peserta  didik  membentuk  kelompok  untuk  mendiskusikan
                            pengalaman yang berkaitan dengan pengalaman tolong menolong.
                            Guru memberikan petunjuk secara teknis proses diskusi.
                        2)  Setiap  peserta  didik  diberi  kesempatan  untuk  mengutarakan,
                            menanya, atau mengomentari hal yang sedang didiskusikan. Apabila
                            mengalami  kesulitan  guru  memberikan  bimbingan  dan  panduan
                            (stimulus) agar peserta didik mencari tahu dan dapat menyimpulkan.
                        3)  Pertanyaan peserta didik diharapkan tidak saja apa atau siapa, tetapi
                            mengapa dan bagaimana.
                        4)  Diskusi peserta didik mengarah kepada pemahaman terhadap nilai
                            kebaikan yang terdapat di dalam topik diskusi.
                        5)  Proses  mendapatkan  tanggapan  dan  jawaban  atau  pelaksanaan
                            diskusi difasilitasi oleh guru sehingga berjalan dengan baik.
                        6)  Salah satu peserta didik atau perwakilan kelompok diminta untuk
                            menyimpullkan hasil diskusi pada masing-masing kelompok.
                        7)  Guru memberikan ulasan akhlak yang terkait dengan masing-masing
                            topik diskusi.
                        8)  Peserta didik menyimak penjelasan guru, lalu diberikan kesempatan
                            untuk bertanya baik secara individu maupun secara berkelompok.
                        9)  Pada  rubrik  “Kegiatanku”  peserta  didik  dibuat  menjadi  beberapa
                            kelompok  dalam  satu  kelompok  saling  berpasangan,  selanjutnya




                46   Buku Guru Kelas II SD/MI
   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63