Page 21 - IPS KLS 9 BUKU GURU
P. 21

telah dimiliki tentang manusia dan lingkungannya, sehingga menjadi lebih
                 bermakna. Pengorganisasian materi sikap diharapkan dapat membuat peserta
                 didik lebih peka dan tanggap terhadap berbagai masalah sosial secara rasional
                 dan  bertanggung  jawab.  Selain  itu,  pengorganisasian  materi  sikap  dapat
                 mempertinggi  rasa  toleransi  dan  persaudaraan  di  lingkungan  sendiri  dan
                 masyarakat yang lebih luas.
                 Proses pembelajaran IPS di SMP, tidak menekankan pada aspek teoritis
              keilmuannya, melainkan lebih menekankan pada segi praktis mempelajari,
              menelaah, serta mengkaji gejala dan masalah sosial. Adapun sumber materi
              IPS meliputi :
                  a.  Segala sesuatu atau apa saja yang ada dan terjadi di sekitar peserta
                     didik sejak dari keluarga, sekolah, desa, kecamatan sampai lingkungan
                     yang luas, yaitu negara dan dunia dengan berbagai permasalahannya.
                  b.  Kegiatan  manusia,  misalnya  mata  pencaharian,  pendidikan,  agama,
                     produksi, komunikasi, dan transportasi.
                  c.  Lingkungan geografi s dan budaya meliputi segala aspek geografi s
                     dan antropologis dari lingkungan peserta didik yang terdekat sampai
                     yang terjauh.
                  d.  Kehidupan masa lampau, perkembangan kehidupan manusia, sejarah
                     yang dimulai dari sejarah lingkungan terdekat sampai yang terjauh,
                     tentang tokoh- tokoh dan kejadian-kejadian yang besar.
              4. Pendekatan dan Model Pembelajaran IPS

              a. Pendekatan Pembelajaran IPS
                 Perubahan  kurikulum  meliputi  isi,  proses,  dan  penilaian.  Peserta  didik
              harus  aktif  membangun  pengetahuan  dalam  proses  pembelajaran.  Guru
              sebagai fasilitator, menggunakan berbagai sumber dan media pembelajaran
              serta menggunakan pembelajaran saintifi k. Pembelajaran saintifi k menuntut
              peserta didik untuk aktif membangun pengetahuan sendiri melalui aktivitas
              ilmiah  yaitu  mengamati,  menanya,  mengumpulkan  informasi,  menalar/
              mengasosiasi,  mengomunikasikan.  Adapun  kriteria  pembelajaran  saintifi  k
              adalah sebagai berikut:
                    1)  Materi  pembelajaran  berbasis  fakta  atau  fenomena  yang  dapat
                        dijelaskan  dengan  logika  atau  penalaran  tertentu;  bukan  sebatas
                        kirakira, khayalan, atau dongeng semata.
                    2)  Penjelasan  guru,  respon  peserta  didik,  dan  interaksi  edukatif
                        gurupeserta  didik  harus  logis,  terbebas  dari  prasangka,  pemikiran
                        subjektif, atau penalaran yang menyimpang dari alur berpikir logis.







                                                                   Ilmu Pengetahuan Sosial   9
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26