Page 26 - IPS KLS 9 BUKU GURU
P. 26

2)  Memberi kesempatan pada peserta didik untuk mengkonstruk konsep,
                       hukum, dan prinsip,
                    3)  Mendorong terjadinya peningkatan kecakapan berpikir peserta didik,
                    4)  Meningkatkan motivasi belajar peserta didik, dan
                    5)  Memberikan  kesempatan  kepada  peserta  didik  untuk  melatih
                       kemampuan dalam komunikasi.
                      Secara  umum  pembelajaran  dengan  pendekatan  saintifi  k  dilakukan
                    melalui langkah-langkah:
                    1)  Peserta didik melakukan pengamatan atas suatu fenomena yang berupa
                        gambar/video, lingkungan sekitar untuk mengidentifi kasi hal-hal yang

                        ingin diketahui dari hasil pengamatan.
                    2)  Peserta didik merumuskan pertanyaan berdasarkan hal-hal yang ingin
                        diketahui  peserta  didik  pada  saat  melakukan  pengamatan.
                        Mengumpulkan data atau informasi dengan berbagai teknik, seperti:
                        membaca  Buku  Siswa,  mencari  di  internet,  wawancara  dengan
                        narasumber atau melakukan pengamatan di lapangan.
                    3)  Menganalisis data atau informasi yang diperoleh dari berbagai sumber
                        untuk menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan sampai diperoleh
                        suatu kesimpulan atas jawaban dari pertanyaan yang telah dirumuskan,
                    4)  Mengomunikasikan  kesimpulan  dengan  cara  mempresentasikan  di
                        depan  kelas,  menempel  kesimpulan  pada  dinding  kelas  atau  tempat
                        yang telah disediakan sebagai wahana belajar peserta didik.

                 b. Model-Model Pembelajaran IPS
                   Model-model  pembelajaran  yang  direkomendasikan  di  dalam  standar
                 proses adalah: Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM), Pembelajaran Berbasis
                 Proyek (PBP), dan Discovery-Inquiry (DI). Ketiga model tersebut diharapkan
                 dapat memperkuat penerapan pendekatan saintifi k dalam pembelajaran. Agar
                 guru     dapat     memperoleh      pemahaman        tentang     bagaimana
                 mengimplementasikan  model-model  pembelajaran  tersebut  akan  diuraikan
                 satu per satu pada uraian berikut.


                 1)  Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM)
                      Pembelajaran  Berbasis  Masalah  (PBM)  atau  dalam  bahasa  Inggris
                    disebut  Problem  Based  Learning  (PBL)  adalah  pembelajaran  yang
                    menggunakan masalah nyata sebagai konteks atau sarana bagi peserta didik
                    untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah dan berpikir
                    kritis serta membangun pengetahuan baru. Dalam Pembelajaran Berbasis







             1      Buku Guru Kelas IX SMP/MTs Edisi Revisi

             4
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31