Page 16 - Edisi 163 Mei 2018 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 16
Sanad Sabilillah Malang
KETIKA membincangkan Mas- beberapa pengurus Sabilillah Prof. Masud Said ke bagian dari warga, tetapi ratusan sekolah ini
jid Sabilillah dan LPI Sabilillah, mengerumuni KH Tholchah, Sabilillah. Awalnya, tidak ada menjadi bagian Sabilillah.
LAZIS Sabiillah, Rumah Yatim seperti Prof Masud, Kyai Masud, yang melirik pada pada tokoh- Ada sekitar 5000 dalam setahun
Sabilillah yang akan segera H. Musiram, serta pimpinan LPI tokoh NU yang berkualitas. Setelah tamu dari Nusantara yang bertamu
diresmikan, kami selalu teringat H. Wartono. Dalam perbincangan masuk di Sabilillah, akhirnya di LPI ingin melakukan study
sosok KH. Masjkur sang pejuang dengan Kyai Tholchah, beliau Sabilillah bisa merawat dan banding. Jumlah yang amat
NKRI yang menghabiskan waktunya membuka wawasan yang amat menfasilitasi cita-cita mereka. fantastis.
untuk berjuang menegakkan Islam luas seputar pendidikan dan Hari ini (14/07/2018) merupakan Peserta didik LPI Sabilillah dari
yang berhalauan Aswaja. KH. organisasi ke Islaman. acara OPSIS (Orientasi Sistem beragam latar belakang, etnis dan
Masjkur juga begawan, pendidikan Satu hal yang menarik, beliau Pendidikan Uslam Sabilillah) suku. Mulai, Jawa, Madura, Arab
yang berkhidmat untuk umat. KH mengatakan “salah satu kekuatan sekaligus pembukaan pem ba- dan China. Bahkan terlihat wali
Masjkur itu salah satu tokoh NU itu karena adanya Lailatul ngunan kolam renang. murid yang bercadar, dan Bule.
kharismatik Kota Malang telah Ijtimak”. Dan Islam di Nusantara Turut hadir dalam acara tersebut, Bagi saya, Sabilillah merupakan
mengispirasi tokoh-tokoh pen- itu bisa bertahan hingga berabad penggurus Yayasan Sabilillah, lembaga pendidikan yang selaras
didikan NU Kultural untuk mem- abad, karena banyaknya pesantren, Kyai Masud Ali, Prof. Masud dengan filosofi Nabi Ibramim
bangun Lembaga Pendidikan serta banyaknya Islam di bawah Said, Gus Anas Bashori Alwi, as. Seperti, enjoiment
Unggulan bertaraf dunia dan akhirat. bukan di atas. Berbeda dengan Bapak Musiram dan tokoh-tokoh (menyenangkan) antara orangtua,
Sudah saatnya, KH Masjkur Spanyol dimana Islam disana pendidikan kota Malang. wali murid dan juga peserta didik.
mendapatkan gelar pahlwan dari yang Islam itu di atas sementara Berbagai program unggulan, Tidak otoriter. Keduanya, kompak
negara karena kiprahnya yang rakyatnya lemah dalam beragama. mulai karakter, agama, skill benar- antara orangtua, peserta didik
besar terhadap umat, bangsa dan Lebih lanjut, Kyai Tholchah benar mendapatkan prioritas utama dan orangtua. Ini terlihat, ketika
negara. Walaupun tanpa gelarpun, menyinggung bahwa LPI salah dengan tetapi menjaga dan nabi Ibrahim meninggalkan ismail
beliau sudah bergelar “Mujahid satu cara untuk membangun mencintai Negara Kesatuan dan istrinya di Baitullah. Namun,
Laskhar Sabillah “ Nusantara landasan kekuatan Islam dari Republik Indonesia. Nabi Ibrahim setiap saat dan waktu
ketika melawan Belanda 10 bawah. Wajar, jika Sabilillah itu Tidak heran, jika murid Sabilillah mendoakan keturunnanya.
Novemver 1945. sangat menjaga nilai nilai Islam rajin puasa senim kamis, baca wirid Ketika, Nabi Ibrahim lebih
Kali ini, saya membincangkan Aswaja yang mencintai Allah dannjiga gemar sholawatan, serta memilih Makkah sebagai tempat
sekolah unggulanLPI Sabilillah SWT, Rosulullah SAW dan sahabat biasa sholatt malam, sebagai ciri untuk putranya, padahal ada tempat
Malang. Sejak awal, saya ber- dan serta poro Kyai. Jika dilihat khas Islam Aswaja Nusantara. yang lebih subur, yaitu Palestina
keyakinan bahwa LPI Sabilillah ruangan SMPI Sabilillah, terlihat Lihat saja, ketika akan masuk dan Babilonia tempat kekahiran
benar benar unggul, karena nama LPI, terlihat nama Sahabat ruangan SMPI Sabilillah, setiap Nabi Ibrahim. Namun Makkah
memang KH Muhammad Tholchah Abu Bakar Assidiq, Umar Ibn siswa harus hormat terhadap lebih menarik karena sakral (berkah).
Hasan pembina dan pendiri Al-Khattab, Usman Ibn Affan, bendera merah putih selanjutnya Nah, LPI Sabilillah sangat sakral
Yayasan Sabilillah sering menyam- Ali Ibni Abi Thalib. Nama sahabat bersalaman dengsn guru yang dan berkah karena adanya Masjid
paikan dalam berbagai kesempatan, itu menegaskan bahwa LPI benar- berjajar di depan gedung. Sabilillah yang didirikan KH Masjkur,
mulai halal bihalal, khaul KH benar aswajanya sangat kental. Sebagai sekolah yang berbasis dan KH Muhammad Tholchah Hasan.
Masjkur sang perintis Sabilillah, KH Tholchah menuturkan “saya agama, tidak diperkenankan siswi Jika, KH Masjkur santrinya KH
bahkan saat di masjid. pernah memanggil Prof.Ibrahim bersalaman dengan guru pria, begitu Muhammad Hasyim Asa’ary,
Usai khutbah Jumat (13/7/2018), Bafadhol, saya sampaikan kepa- juga sebaliknya. Wajar, jika banyak sementara KH Muhammad Tholchah
KH Tholchah memanggilku, danya, apa yang diinginkan. sekali sekolah di Nusantara ingin Hasan santri dari KH Idris yang ahli
kemudian beliau bertanya “apakah Setelah menyampaikan cita- mengkloning LPI. hadis menantu dari KH Hasyim
sudah selesai doktornya, saya citanya, sayapun mengatakan LPI Sabilillah itu sekolanya Asaary. Dengan demikian sanad LPI
bermimpi sampeyan sudah selesai “silahkan kelola LPI”. Wal hasil, para juara. Puluhan juara, mulai Sabilillah (Nyambung) dengan akidah
doktornya? Saya menjwab LPI bisa seperti sekarang ini karena bidang agama, sains, hingga bidang dan Madzhab KH Hasyim Asa’ary,
singkat” Aminnn, Insya Allah sentuhan lembut Prof. Ibrahim musik religi. Jadi, wajar jika warga dan KH Mahfud Al-Tirmizi yang
akan ujian tertutup”. Bafadhol dan rekan-rekannya. kota Malang bangga menjadi mendirikan NKRI.
Seperti biasanya, usai Jumatan Begitu juga saat memasukkan keluarga Sabilillah. Bukan hanya Malang, 14/07/2018
Penutupan OSPIS di LPI Sabilillah
pertengahan bulan Juli lalu.
16 Majalah Komunitas Sabilillah
Edisi 163 / Mei 2018 / Thn: 07

