Page 17 - Edisi 163 Mei 2018 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 17
Halal Bihalal Sabilillah
Bersama KH Muhammad Tholchah Hasan
ELIAU mengawali istimewa, karena keikutsertaan
c e ra m a hny a kekuasaan Allah SWT dalam
Bmenyampaikan rasa setiap kegiatan dan amal.
Syukur kehadirat Allah SWT Dalam berorganisasi jangan
atas capain LPI dalam waktu mengandalkan tokoh, karena
lama. Sabilillah bergerak cepat tokoh bukan sebagai penunjang.
menghadapi dinamika Sabilillah sudah membangun
perkembangan. LPI yang terdiri sistem, bukan ketokohan. Tokoh
dari TK, SD, SMA dijamin aswaja hanya sebagai penunjang. Ibarat
tambah kentel (melekat). Lulusan bank, siapapun pimpinanya bank
Sabilillah komitmen terhadap tetap berjalan dan beroperasional.
agama serta Aswaja serta menjaga Sudah seharusnya banyak
dan mencintai NKRI. tirakat. Beliaupun menyampaikan
Beliau menambahkan ada 161 “Kalau malam saya bangun,
lembaga pendidikan yang ingin mendoakan Sabilillah, Unisma
mengkloning Sabilillah. Itu agar diberikan kemudahan oleh
bertanda, Sabilillah bisa diterima Prof. Dr. Ah. Rofi’udin M.Pd memberikan sambutan saat Halal Allah SWT. Jika itu rutin
masyarakat luas diseluruh pelosok Bihalal Yayasan Sabilillah. dilaksanakan Insya Allah setiap
Indonesia. Beliau juga lebih maju dan hebat. Menjaga kepercayaan sangat kesulitan akan hilang satu persatu.
menceritakan, pada hari raya Yayasan Sabilillah harus memberi sulit. Jika tiga kepecayaan itu Jangan sampai rajin Istighosah
tahun ini ada rombongan 120 manfaat kepada umat. Jangan hilang, itu sangat membahayakan. tampa tirakat nggak akan
takmir masjiid dari Sidoarjo yang sampai usia itu habis untuk urusan mandih. Doa itu tanpa ditirakti,
berkunjung. Mereka bertanya diri dan keluarga. Kita harus punya Pesan Sufi Kyai tidak ada apa-apanya. Kisah
resep tentang bagaimana tekad agar bisa bermanfaat untuk Kejayaan seseorang atau Nabi Ibrahim misalnya, Ketika
mengembangkan masjid masa umat dan bangsa. Dan itu tekad lembaga itu bukan banyaknya Nabi Ibrahim membangun
depan. Jumlah yang sangat untuk umat harus dimiki segenap kaweroh (ilmu) tapi karena Ka’bah, Nabi ibrahim mikir
fantastis. pengurus Sabilillah. Selaras dengan istiqomah tirakat dan taqorrub bagaimana usung-usung
Singkatnya, KH Tholchah sambutan Dr. Rofiudin dimana kepada Allah. Tirakat kita tidak bebatuan. Padahal, hanya ada
Hasan menyampaikan “masing- Yayasan Sabilillah itu sebagai perlu berendam dikolam (air), dirinya dan anaknya saja. Karena
mading masjid memiliki sarana bukan tujuan. Karena tujuan atau sungai, tapi banyak sholat taat perintah Allah. Beliau tidak
kemampuan yang berbeda. Maju utamanya yaitu memberikan wengi (tahajud). Gerakan puasa berfikir tentang batunya, beliau
tidaknya masjid tergantung manfaat sebanyak banyaknya senin dan kamis. Biar lebih cepet laksanakan. Dan Allah SWT
tergantung pada SDM masing- kepada umat manusia. menuju kesuksesan. Ulama ulama yang menyediakan batu batu
masing. Yayasan Sabilillah unik, Kemudian KH. Mochammad terdahulu sukses karena banyak yang di bawa malaikat.
begitu banyaknya profesor dan Tholchah Hasan melanjutkan taqorrub kepada Allah SWT. Doa Ketika setelah selesai membangun,
doktor yg tidak dibayar, ikut “meskipun yang kita capai itu nggak mandih (mujarab) jika datang perintah lagi kepada Nabi
menjadi bagian dari Sabilillah. berhasil, jangan sampai merasa tidak ditirakati. Tokoh yang Ibrahim untuk memanggil semua
Namun nyaman dan kerasan di lebih baik dan maju. Merasa disegani itu disamping banyak umat manusia diseluruh dunia untuk
Sabilillah. paling itu termasuk sifat sombong, ilmu, mereka juga banyak tirakat. ber’haji ke Baitullah, beliau tidak
Kemudian, Kyai Tholchah takabbur dan arogansi. Capaian Jika pingin dituruti karepe berfikir tentang bagaimana cara
mengingatkan seputar Khaul kondisi seperti ini tidak lain karena (keinginannya) karo gusti Allah memanggilnya. Namun Allah
pendiri Masjid Sabilillah pada Allah SWT serta adanya dukungan SWT, jangan sampai kurang puasa SWT yang menyampaikan kepada
Ramadhan kemarin. Dimana, dan kepercayaan masyarakat luas, 100 hari puasa sunnah selama seluruh umat manusia di dunia,
kita tidak hanya mengagumi para mulai dari sumbangan moril serta setahun diluar Ramadhan. Seperti, hingga saat ini.
pendahulu, tapi harus bagaimana dukungan materiil. Selain itu 6 Syawal, Puasa tiga hari setiap Oleh karenanya, mari semuanya
melanjutkanya memakmurkan juga tidak lupa dukungan dan bulan dan puasa sunnah lainnya. kita menjaga kepercayaan Allah
Masjid Sabilillah agar supaya kepercayaan pemerintah terhadap Yayasan Sabilillah bisa SWT yang telah diamanahkan
lebih maju. Pendiri Sabilillah Sabilillah. membangun beberapa bidang kepada kita, kepercayaan
yang sarjana cuma pak Asikin Tiga kepercayaan harus dijaga semegah ini selama 23 tahun masyarakat dan kepercayaan
dan Dr.Tholchah Hasan. Ternyata, dan dirawat dengan sebaik- merupakan capaian yang luar pemerintah yang ada pada kita.
mampu membangun masjid baiknya. Kepercayaan Allah SWT, biasa. Itu karena pertolongan Selain itu, keutamaan amalan
Sabilillah yang megah. Nah, masyarakat dan pemerintah harus Allah SWT. Ibadah sunnah yang dan keistiqomahan seseorang
sekarang banyak profesor, juga dijaga. Modal utama untuk dilakukan kadang mampu akan lebih istimewa jika ditirakati.
doktor serta sarjana mestinya kelansungan Sabilillah. membuat semua menjadi (*red’2018)
Majalah Komunitas Sabilillah 17
Edisi 163 / Mei 2018 / Thn: 07

