Page 17 - Edisi 141 Juni 2016 | Majalah Komunitas LAZIS Sabilillah Malang
P. 17

Peringatan Nuzulul Qur’an




         Al-Qur’an pertama kali diturunkan pada   yakni tepatnya pada tanggal 23 Juni 2016.  ketika muda hanya suka bernyanyi dan
        malam Lailatul Qadar tanggal, 17 Ramadhan   Acara berlangsung sangat khusyuk diawali   bersenang – senang, ketika menjelang
        tepatnya saat beliau Nabi Muhammad   dengan pembacaaan sholawat Nabi oleh   tua dan sakit maka ia pasti kembali kepada
        Saw berusia 40 tahun. Al-Qur’an diturunkan   para Qori’ – Qori berprestasi dari Kota   Al Qur’an untuk memperoleh ketenangan
        ke bumi tidak sama dengan kitab-kitab   Malang. Selepas sholawat tarawih secara   dan penyembuhan. Sungguh mukjizat
        sebelumnya yang diturunkan hanya satu   berbondong- bondong ratusan jama’ah   terbesar yang nyata dan hingga kini masih
        kali langsung selesai. Tetapi al-Qur’an   langsung mengambil posisi didalam masjid.   bisa ditemui.
        diturunkan dengan cara berangsur-angsur   Sejenak kemudian dilanjutkan dengan   Dengan gaya khas seorang sastrawan
        atau sedikit demi sedikit (bertahap) sesuai   secara bergantian ditampilkan Qori’ dan   beliau menambahkan bahwasanya saat ini
        dengan kebutuhan atau sesuai dengan   Qori’ah berprestasi lainnya. Sebagai   penilaian untuk menjadi ahli surga atau
        permasalah yang terjadi saat itu untuk   pembicara  utama  sengaja  diundang   neraka sedang berlangsung, bahkan banyak
        memberikan jawaban atas permasalahan   sastrawan yang kini telah menginjak usia   orang yang tidak sadar semuanya dinilai
        yang dihadapi para Sahabat nabi kala itu.   senja yakni si celurit Emas, Kh. Zawawi   dan akan mendapatkan hasil. Entah hasil
        Al-Qur’an diturunkan (Nuzulul Qur’an)   Imron dari Sampang Madura. Sebelum   itu baik atau hasil yang buruk. Lebih lanjut
        membutuhkan waktu yang cukup lama   beliau menyampaikan tausiyahnya di dahului   beliau menyampaikan dengan penuh
        yaitu selama 22 tahun 2 bulan 22 hari oleh   dengan 2 orang qori’ beprestasi Internasional   semangat bahwa marilah kita semua berusaha
        karenanya, Peringatan Nuzulul Qur’an   yang khusus diundang untuk turut   memanfaatkan usia dengan sebaik –baiknya,
        selalu diperingati dengan khusyuk, terlebih   menyemarakkan peringatan Nuzulul Qur’an   memanfaatkan bulan Ramadhan yang hanya
        lagi moment penting ini jatuh tepat pada   kali ini.                     tinggal beberapa saat lagi. Jangan sampai
        pertengahan bulan Ramadhan. Tepatnya   Pada tausiyahnya, KH. Zawawi Imron,   kita semua merasa baik dan benar serta
        pada 17 Ramadhan. Pada beberapa masjid   menyampaikan betapa Al Qur’an adalah   berani, namun akhirnya keberanian itu
        dan lembaga keagamaan lainnya selalu   selain kitab tuntunan umat muslim, saat   melangkahkan kaki kita menuju neraka.
        dilaksanakan tepat pada malam 17    ini juga banyak ditemukan bahwa Al Qur’an   Lebih baik merasa kurang dan butuh
        ramadhan. Namun, dimasjid Sabilillah   menjadi media pengobatan dan penenang   perbaikan terus menerus serta merasa
        khususnya pada bulan Ramadhan tahun   jiwa. Banyak kasus – kasus yang    takut, hingga ketakutan itu menuntun kita
        ini dilaksanakan pada malam 18 ramadhan,   ditemukannya bahkan kenalannya yang   untuk menuju surga Allah. Swt. (red*)



      Sambungan dari halaman 3    Mereka yang cinta dan setia, kelak  bersama-sama di neraka. Sebenarnya,  Nabi SAW selalu mewanti-wanti
                                  akan mendapatkan syafaat, ketika  Iblis itu pernah bahagia, tetapi karena  agar setiap umatnya itu mengerti
       Semakin banyak rahmat yang  tidak satu-pun mampu memberikan  melakukan kesombongan, ahirnya  bagaimana cara memulyakan dan
      didapat maka ia akan semakin  syafaat. Rosulullah SAW-pun  Allah SWT melaknatnya. Allah  menghormati orang lain. Sampai-
      bahagia. Dan semakin jauh dari  sangat bahagia dengan umatnya.  SWT  berfirman  “Dia  (Alloh)  sampai, beliau SAW bekata “barang
      rahmat Alloh SWT akan semakin  Siapa yang cinta kepada Rosulullah  Berfirman, (kalau begitu) keluarlah  siapa yang ber-iman kepada Allah
      sengsara dan menderita hidupnya.  SAW, kelak akan dikumpulkan  dari surga, karena sesungguhnya  SWT dan hari qiamat, maka
      Orang yang paling bahagia itu  dengan baginda Rosulullah SAW.  kamu terkutuk. Dan sesungguhnya  mulyakanlah tetangganya”. Orang
      adalah Rosulullah SAW, sedangkan   Sedangkan mahluk yang paling  kutukan itu tetap menimpamu hingga  tidak hidup sendiri, mereka butuh
      umat yang paling beruntung dan  menderita adalah Syetan dan Iblis.  hari kiamat (Al-Hijr:34).  orang lain. Siapa yang menghargai
      bahagia adalah umat Muhammad  Keduanya mahluk yang memang   Bahagia itu sangatlah sederhana,  orang lain, seperti tetangga, tamu,
      SAW. Karena sesungguhnya, Allah  diciptakan untuk menjadi penghuni  ketika mengikuti Nabi Muhammad  kerabat, berarti telah mengikuti
      SWT mengutus Rosulullah SAW  nearka. Iblis-pun tidak mau sendiri.  SAW dalam hidupnya, seperti;  cara hidup Rosulullah SAW. Itulah
      sebagai rahmat bagi alam semesta.  Iblis meminta kepada Allah SWT  beribadah, berbuat baik kepada  orang yang paling bahagia. Siapa
      Maka,  beruntung  sekali umat  agar diberikan kesempatan untuk  sesama, menebarkan salam,  yang yang mengikuti mahluk paling
      Rosulullah SAW, mulai para  menggoda manusia agar menjadi  bersilaturahmi, membantu sesama,  bahagia, maka dia akan menjadi
      sahabat, tabiin, hingga sekarang.  mutiara di dunia, sehingga bisa  serta menghormati orang lain.  orang yang bahagia. (Red*)

                                                                                              Majalah Komunitas Sabilillah   17
                                                                                           Edisi 141 / Juni 2016 / Thn: 07
   12   13   14   15   16   17   18   19   20