Page 40 - E-MODUL_MEKANIKA_ANALITIK
P. 40
6. Menyelesaikan Persamaan E-L
1 1
2 ̇ 2
2
2
2 ̇ 2
̇
̇
( ( + ∅ ) − ( , ∅)) ( ( + ∅ ) − ( , ∅))
2 2
=
∅ ∅ ̇
2 ̇
− = ( ∅)
∅
2 ̇
Dengan ∅ merupakan momentum sudut L
− =
∅
Untuk mengimpretasikan persamaan ini, kita perlu menghubungkan
persamaan sebelah kiri menggunakan teori dari mekanika klasik, dimana :
⃑⃑⃑
⃑
= −∇U
Untuk mengingat kembali operasi tersebut digunakan:
Flashback……
Dari operator gradien pada koordinat kartesian 2D, diketahui :
̂
̂
⃑
∇v⃑ = +
Untuk mengubah bentuk dari koordinat kartesian ke koordinat polar,
maka hal paling jelas dilakukan adalah dengan mengubah variabel x dan
y menjadi r dan .
Dari gambar di atas,sehingga kita dapatkan :
= cos ∅ − sin ∅
̂
̂
̂
∅
= sin ∅ + cos ∅
̂
̂
̂
∅
38
Untuk mendapatkan jawaban yang lebih singkat, kita gunakan
koordinat polar.

