Page 126 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 126

Bab 2 Besaran-Besaran Gerak




                                   Informasi tentang kecepatan benda pada berbagai waktu tertuang
                          dalam besaran gerak yang bernama kecepatan sesaat. Kecepatan sesaat
                          diperoleh dari kecepatan rata-rata dengan mengambil selang waktu yang
                          sangat kecil, yaitu mendekati nol. Dapat pula dikatakan bahwa kecepatan
                          sesaat  merupakan  kecepatan  rata-rata  pada  selang  waktu  yang  sangat
                          kecil (mendekati nol). Jadi, definisi kecepatan sesaat adalah




                                       r
                                   v    21                                                   (2.24)
                                         t 



                          dengan  t     0 . Definisi ini dapat ditulis dalam bentuk diferensial sebagai
                          berikut




                                   
                                   v   r d                                                   (2.25)
                                       dt



                                   Karena  kecepatan  sesaat  merupakan  kecepatan  pada  berbagai
                          waktu maka nilai kecepatan sesaat harus diberikan pada berbagai nilai
                          waktu. Dengan demikian, kalau ditabelkan maka tabel kecepatan sesaat
                          sangat  panjang  tergantung  dari  selang  waktu  yang  dipilih.  Makin  kecil
                          selang waktu yang dipilih untuk mendeskripsikan kecepatan maka jumlah
                          data kecepatan rata-rata menjadi sangat panjang.

                                   Vektor  kecepatan  memiliki  komponen-komponen  dalam  arah
                          sumbu-sumbu koordinat. Besarnya kecepatan sesaat dinyatakan dalam
                          komponen-komponen kecepatan adalah




                                   v   v   v  v                                            (2.26)
                                         2
                                                  2
                                              2
                                                  z
                                              y
                                         x
                          di mana
                          vx adalah komponen kecepatan dalam arah sumbu-x;
                          vx adalah komponen kecepatan dalam arah sumbu-y;

                          vx adalah komponen kecepatan dalam arah sumbu-z.


                                                             113
   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130   131