Page 189 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 189

Bab 3 Gerak Dua Dimensi




                          bahas.  Agar  lebih  sederhana  kita  asumsikan  bahwa  sasaran  bergerak
                          dalam arah sumbu x dengan laju vs. Misalkan jarak mula-mula sasaran
                          dari lokasi penembakan adalah Xs. Dengan demikian, posisi sasaran tiap
                          saat memenuhi




                                               t    
                                                 
                                   r ( t)   i ˆ  X s   v s dt                             (3.15)
                                           
                                                      
                                    s
                                                0    

                          Karena posisi penembakan dianggap berada pada pusat koordinat maka
                                                                    
                          posisi peluru tiap saat (kita gunakan  r  0    0 ) memenuhi persamaan




                                                               1    
                                          ˆ
                                          i
                                                       v
                                   r  (t )  v  t cos  j ˆ  0 t sin   gt 2              (3.16)
                                    p
                                            0
                                                                2    

                          Peluru akan mengenai sasaran setelah selang waktu T yang memenuhi


                                          
                                         
                                   r p (T ) r s (T )
                          atau


                                                                            T
                                                                            
                                   ˆ v i  T cos  j ˆ   Tv  sin   1  gT  2     i ˆ    v  dt   (3.17)
                                                                                 
                                                                       X
                                     0
                                                  0        2          s  0  s  
                                                                                 
                                                                      

                                   Persamaan (3.17) menghasilkan dua persamaan berikut ini



                                                   T
                                                   
                                   v 0 T cos  X s   v s dt                                 (3.18a)
                                                   0





                                                            175
   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194