Page 852 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 852
Bab 11 Kalor
bahwa energi kinetik beban setelah turun sejauh h lebih kecil daripada mgh.
Jadi ada sebagian energi kinetik yang hilang. Energi kinetik yang hilang
tersebut berubah menjadi kalor yang memanaskan air yang merupakan hasil
konversi putaran baling-baling. Persamaan yang tepat menjelaskan percobaan
Joule adalah mgh = (1/2)mv + Q, dengan Q adalah jumlah kalor yang
2
dihasilkan. Joule mengukur pertambahan energi air dan kehilangan energi
kinetik beban. Joule sampai pada kesimpulan bahwa untuk menaikkan suhu
satu kilogram air murni sebesar satu derajat celcius maka perlu kehilangan
energi kinetik sebesar 4,184 Joule. Dengan demikian, kesetaraan satuan kalor
dan satuan joule yang diterima hingga saat ini adalah
1 kalori = 4,184 joule
Contoh 11.2
Air dalam botol mineral sebanyak 600 ml memiliki suhu 27 C. Air tersebut
o
dimasukkan dalam kulkas sehingga beberapa jam berselang suhunya turun
menjadi 5 C. Berapa joule kalor yang dilepas air?
o
Jawab
Pertama kita hitung massa air. Karena massa jenis air = 1 g/ml maka massa
660 ml air = 660 ml 1 g/ml = 660 g.
Penurunan suhu air T = 27 – 5 = 22 C.
o
Kalor yang dilepas air = 660 22 = 14.520 kalori = 14,52 kkal.
11.9 Beberapa Fenomena yang Diakibatkan Kalor
Ketika benda menyerap kalor maka getaran atom dalam benda tersebut
akan meningkat. Getaran makin kencang jika kalor yang diserap makin besar.
Ini akan menimbulkan sejumlah fenomena yang dapat kita amati, baik secara
langsung menggunakan indera maupun dengan menggunakan alat ukur.
Kalor dapat mengubah suhu benda
Ketika suatu benda menyerap kalor maka suhu benda akan meningkat.
Meningkatnya suhu disebabkan getaran atom benda makin kencang.
Masukkan air dingin dalam panci, lalu letakkan dalam kompor menyala. Maka
lama-kelamaan suhu air dalam panci meningkat. Makin lama dilakukan
pemanasan maka makin tinggi suhu air dalam panci. Hal serupa adalah ketika
839

