Page 880 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 880
Bab 11 Kalor
kebanyakan hampa. Tetapi panas matahari dapat mencapai bumi. Ini salah
satu bukti bahwa kalor dapat merambat tanpa perlu medium.
Lampu pijar mengandung filamen di tengahnya (kawat kecil). Ruang
antara filamen adan kaca lampu adalah hampa. Ketika lampu disambung ke
tegangan listrik PLN maka filamen memanas. Suhunya bisa mencapai 5.000
o C. Tetapi panas dapat dirasakan sampai ke kaca lampu dan bisa juga
dirasakan sampai di luar (Gambar 11.25). Ini menunjukkan bahwa panas
filamen dapat merambat melalui ruang hampa dalam lampu hingga mencapai
lokasi di luar lampu.
Udara adalah penghantar panas yang tidak baik. Ketika kita
menyalakan api unggun maka dalam sekejap kita yang duduk sekitar setengah
meter dari api unggun merasakan panas (Gambar 11.26). Ini bukan karena
panas merambat melalui udara, tetapi panas merambat melalui radiasi. Kalau
menunggu panas merambat melalui udara maka diperlukan waktu yang lama
bagi kita yang duduk setengah meter dari api unggun untuk merasakan panas.
Pertanyaan berikutnya adalah, mengapa panas bisa merambat secara
radiasi? Jawabannya adalah panas tersebut dibawa oleh gelombang
elektromagnetik (Gambar 11.27). Setiap benda memancarkan gelombang
elektromagnetik. Energi gelombang yang dipancarkan makin besar jika suhu
benda masing tinggi. Salah satu komponen gelombang yang dipancarkan
tersebut adalah gelombang inframerah yang membawa sifat panas. Makin
tinggi suhu benda maka makin banyak pula energi gelombang inframerah yang
dipancarkan sehingga makin panas benda tersebut terasa pada jarak tertentu
Kalor berpindah Ruang
secara radiasi hampa
Filamen
bersuhu
tinggi
Gambar 11.25. Ruang antara filamen dan
adalah hampa. Panas dari filamen dapat
mencapai kaca lampu adalah bukti bahwa panas
dapat merambat melalui ruang hampa. Ini
adalah peristiwa radiasi panas (***).
867

