Page 882 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 882
Bab 11 Kalor
udara. Dengan cara seperti ini maka mesin kendaraan tidak terlampau panas.
Cairan radiator disirkulasikan melewati mesin yang mengalami pembakaran,
dan sesampainya di bagian radiator, cairan tersebut mengalami pendinginan
oleh aliran udara dari depan mobil.
Bahan utama cairan radiator adalah air. Mengapa air? Karena air
adalah zat cair yang memiliki kalor jenis besar. Dengan kalor jenis besar maka
walaupun kalor yang diserap air dari mesin cukup besar, kenaikan suhu air
tidak terlampau tinggi. Ingat rumus, Q = mcT, atau T = Q/mc. Karena c besar
maka meskipun Q besar, kenaikan suhu T tidak terlalu besar. Air radiator
biasa dilengkapi dengan zat antikarat sehingga selama bersirkulasi tidak
terlalu cepat menimbulkan karat pada pipa aliran. Maka dari itu banyak cairan
radiator yang berwarna, seperti hijau, biru, atau kuning. Zat warna tersebut
adalah zat antikarat.
Prinsip kerja radiator adalah air disirkulasi antara radiator dan mesin
kendaraan. Cairan dari bagian radiator mengalir ke mesin yang memiliki suhu
tinggi sehingga menyerap sebagian kalor mesin tersebut. Akibatnya suhu air
meningkat dan suhu mesin turun. Air yang sudah panas mengalir kembali ke
bagian radiator. Ketika mobil sedang bergerak maka bagian radiator akan
tertiup oleh angin (yang memiliki suhu rendah) sehingga kalor dalam air yang
baru sampai ke radiator dilepas ke udara. Suhu air menjadi turun. Selanjutnya
air tersebut mengalir kembali ke mesin dan menyerap kembali kalor dari
mesin. Begitu sampai ke radiator maka panas kembali dilepas ke udara.
Radiator memiliki bentuk seperti sekarang untuk memudahkan pelepasan
panas ke udara. Gambar 11.28 adalah ilsutrasi pemasangan radiator pada
mobil dan Gambar 11.29 adalah contoh radiator dan pengisian cairan ke dalam
radiator.
Selang atas Termostat
Kipas
angin
Pompa
Radiator
air
Selang bawah Saluran
transmisi
Gambar 11.28 Ilustrasi pemasangan radiator pada mobil (autorepairshopsanjose.com)
869

