Page 919 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 919
Bab 11 Kalor
suhu T0 adalah V0. Volume ini terdiri dari volume dalam wadah dan volume
yang muncul sedikit di dasar kolom. Jika suhu berubah menjadi T maka
pertambahan volum zat cair menjadi V = V0T. Misalkan luas penampang
rongga kolom adalah S maka ketinggian naiknya permukaan air dalam kolom
adalah h = V/S = V0T/S. Dengan demikian, koefisien muai volum zat cair
dapat dihitung dengan persamaan
Sh
(11.43)
V T
0
dengan
h adalah ketinggian naiknya air dalam kolom (m)
V0 adalah volume zat cair pada sutu T0 (m )
3
S adalah luas penampang kolom pipa (m )
2
T adalah kenaikan suhu (K)
adalah koefisien muai volum zat cair (K ).
-1
Pemuaian Volum Gas
Serupa dengan penentuan pemuaian zat cair, untuk menentukan
pemuaian gas kalian perlu semacam pipa kaca atau selang transparan yang
mengandung kolom dengan jari-jari sangat kecil. Pipa atau selang tersebut
dihubungkan dengan wadah beriisi udara dan disekat sehingga tidak ada gas
udara yang bisa keluar masuk (Gambar 11.59).
Kenaikan kolom gas dapat diestimasi dengan cara serupa dengan
perhitungan kenaikan kolom pada pemuaian zat cair. Misalnya volume awal
gas pada suhu T0 adalah V0. Volume ini terdiri dari volume dalam wadah dan
volume yang ada di bagian bawah kolom (di bawah air berwarna). Jika suhu
berubah menjadi T maka pertambahan volum gas menjadi V = V0T.
Misalkan luas permukaan rongga kolom adalah S maka ketinggian naiknya gas
dalam kolom adalahh h = V/S = V0T/S Dengan demikian, koefisien muai
volum gas dapat dihitung dengan persamaan
Sh
(11.43)
V T
0
dengan
h adalah ketinggian gas dalam kolom (m)
906

