Page 924 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 924
Bab 11 Kalor
Meniup Makanan/Minuman Agar Cepat Dingin
Ketika kita disodorkan makanan atau minuman yang panas, kita sering
kali meniup permukaannya agar cepat dingin (Gambar 11.62). Memang kalau
makanan atau minuman dibiarkan begitu saja maka pendinginan sangat lama.
Tetapi jika ditiup di permukaannya maka makanan cepat mengalami
pendinginan sehingga cepat bisa disantap/diminum. Mengapa demikian?
Gambar 11.62 Meniup makanan atau minuman dalam mempercepat pendinginan makanan atau minuman tersebut.
(kiri) tidak ditiup dan (kanan) ditiup.
Untuk menjelaskan peristiwa ini mari kita kembali ke persamaan
(11.45). Tampak dari persamaan tersebut bahwa besarnya penurunan suhu
makanan/minuman berbanding lurus selisih suhu makanan/minuman
dengan suhu udara di sekelilingnya. Makin besar selisih suhu maka suhu
makanan/minuman turun lebih cepat. Ketika makanan/minuman panas
ditempatkan di udara terbuka maka suhu udara yang kontak langsung
makanan/minuman mengalami peningkatan. Suhu udara di permukaan
makanan lebih tinggi daripada suhu udara awal. Misalkan suhu udara yang
kontak langsung dengan makanan/minuman adalah T’ maka sebenarnya
penurunan suhu makanan/minuman memenuhi persamaan T = -(T – T’)t.
Karena T’ > T0 maka jelas bahwa penurunan suhu makanan/minuman lebih
lambat daripada yang dinyatakan oleh persamaan (11.45).
Agar penurunan suhu makanan/minuman kembali lebih cepat maka
udara panas di sekeliling makanan/minuman harus dibuang dan harus
digantikan oleh udara yang lebih dingin. Jadi udara yang bersuhu T’ harus
digantikan dengan udara yang bersuhu T0. Nah, inilah yang dilakukan saat
911

