Page 921 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 921
Bab 11 Kalor
baru bisa kita minum. Dengan demikian terjadi penurunan suhu minuman.
Kalau kita amati lebih teliti maka suhu mula-mula turun dengan cepat, tetapi
ketika suhu sudah cukup rendah, suhu turun lebih lambat. Artinya minuman
hanya sebentar berada pada suhu tinggi tetapi sangat lama berada pada suhu
hangat. Mengapa demikian? Mari kita jelaskan.
Gambar 11.60 Teh yang baru dibuat masih sangat panas dan belum bisa diminum. Dalam beberapa saat suhu teh
menurun dan sudah bisa diminum. Tampak masih banyak asap muncul dari minuman.
Kita misalkan minuman kita memiliki suhu T. Minuman tersebut berada
di udara yang bersuhu T0. Kita kita biarkan selama selang waktu T maka
suhu minuman akan turun. Kita pasti akan mengatakan bahwa penurunan
suhu minuman makin besar jika selang waktu makin lama dan jika beda suhu
minuman saat itu dengan suhu udara makin besar. Sekaca matematis,
besarnya penurunan suhu minuman memenuhi
T ( T T 0 t ) (11.44)
Jika kesebandingan (11.44) akan dijadikan samadengan maka kita perlu
memasukkan konstanta pembanding. Karena perubahan suhu negatif (suhu
makin turun) maka kesebandingan (11.44) dapat diubah menjadi
T ( T T 0 t ) (11.45)
908

