Page 925 - Fisika Dasar 1 - Mikrajuddin Abdullah
P. 925

Bab 11 Kalor



                       meniup  permukaan  makanan/minuman.  Jadi  meniup  makanan/minuman
                       adalah  mengganti  udara  panas  dengan  udara  dingin  sehingga  selisih  suhu
                       makanan/minuman dengan udara di sekelilingnya tetap tinggi.



                       Mengapa Suhu Kabin Pesawat Terlalu Dingin?

                              Saya pernah naik pesawat bertarif rendah (LCC) dan suhu dalam kabin
                       sangat  dingin.  Para  penumpang  pada  mengginggil  dan  bergantian  ke  toilet.
                       Pramugari pun berkali-kali ke toilet.

                              Mungkin sistem pemanasan kabin sedang mengalami masalah. Seperti
                       diketahui,  pada  ketinggian  cruising  (di  atas  38.000  kaki)  suhu  udara  luar
                       sekitar  -55  C.  Jadi,  kabin  harus  terus-menerus  dipanaskan  agar  udara  di
                                    o
                       dalamnya  tetap  nyaman.  Suhu  kabin  pesawat  yang  nyaman  sekitar  24  C.
                                                                                                          o
                       Karena perbedaan suhu yang tinggi antara kabin dan udara luar maka terjadi
                       pemancaran  kalor  yang  cukup  besar  dari  kabin  ke  udara  luar.  Laju
                       pemancaran  bergantung  pada  konduktivitas  termal  dinding  pesawat  dan
                       ketebalan dinding pesawat.

                              Andaikan  suhu  kabin  sengaja  diset  rendah  maka  ini  sudah  masuk
                       teknik  dagang.  Dengan  suhu  kabin  rendah  maka  kalor  yang  dipancarkan  ke
                       udara luar menjadi rendah. Laju pemanasan kabin menjadi kecil dan konsumsi
                       bahan bakar untuk pemanasan kabin menjadi kecil pula. Ini berarti maskapai
                       dapat menghemat biaya bahan bakar.
                              Untuk  menjelaskan  fenomena  ini,  perhatikan  Gambar  11.63.  Misalkan
                       suhu udara di luar pesawat adalah Tu dan misalkan kabin pesawat diset pada
                       suhu  Tk.  Laju  aliran  kalor  keluar  dari  kabin  ke  udara  luar  akan  sebanding
                       dengan  perbedaan  suhu  kabin  dan  suhu  udara  luar,  sebanding  dengan  luas
                       body  pesawat,  dan  berbanding  terbalik  dengan  ketebalan  dinding  pesawat.
                       Secara  matematis  kita  dapatkan  laju  aliran  kalor  keluar  dari  kabin  pesawat
                       memenuhi persamaan



                                      T  T
                              J   KA  k   u                             (11.48)
                                        d



                       dengan

                       A luas body pesawat

                       D ketebalan dinding pesawat
                       Tk suhu dalam kabin

                       Tu suhu udara luar

                       K konstanta yang dikenal dengan konduktivitas termal


                                                             912
   920   921   922   923   924   925   926   927   928   929   930