Page 375 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 375
Bab 5 Medan Magnet Induksi
Kuat medang total pada titik pengamatan sama dengan kuat medan yang
dihasilkan oleh soleoid yang panjangnya Lo + b dikurang kuat medan yang
dihasilkan solenoid yang panjangnya b.
Dengan menggunakan persamaan (5.18) maka kuat medan yang
dihasilkan solenoid yang panjangnya Lo + b adalah
1 nI (L ) b
B o o
1
2 a (L ) b 2
2
o
Dan kuat medan yang dihasilkan oleh solenoid yang panjangnya b adalah
1 nIb
B o
2
2 a b 2
2
Dengan demikian, kuat medan total di titik pengamatan adalah
B B B
2
1
1 nI (L ) b 1 nIb
o o o
2 a (L ) b 2 2 a b 2
2
2
o
nI (L ) b
b
o o (5.22)
2 a 2 (L o ) 2 a 2 b 2
b
Salah satu aplikasi solenoid yang paling banyak adalah sebagai relay
(saklar solenoid). Relay adalah saklar yang dibuka dan ditutp menggunakan
arus yang kecil. Tetapi bagian yang tertutup dapat dilewati arus yang sangat
besar. Dengan cara ini maka saklar tersebut lebih aman. Akah sangat
berbahasa jika arus yang sangat besar disambung atau diputus dengan
saklar tombol biasa seperti yang ada di rumah. Di sinilah peran relay. Salah
satu relay tang banyak digunakan adalah relay magnetic menggunakan
solenoid.
Gambar 5.26 adalah mekanisme yang mendasari prinsip kerja relay
magnetic. Pada Gambar (a), ketika tidak dialiri arus listrik (saklar terbuka),
solenoid tidak menghasilkan medan magnet. Akibatnya solenoid tidak
berubah menjadi magnet dan tidak menarik logam (seperti besi) yang ada di
sekitarnya. Tetapi ketika solenoid dialiri arus listrik (saklar ditutup) maka
363

