Page 402 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 402

Bab 5 Medan Magnet Induksi



                                      I   r   n  1 
                                 B    0  0    
                                      
                                     2 a   a 

                        Hukum ampere pada lokasi di luar silinder dapat ditulis


                                   2 ( B  ) r      0 I
                                             0
                        atau
                                      I   a  
                                 B    0  0    
                                     2  a    r  


                                Gambar  5.45  adalah  ilustrasi  kurva  kuat  medan  sebagai  fungsi
                        jarak dari pusat silinder pada berbagai nilai n. Kita ambil contoh tiga buah

                        nilai n, yaitu -0,5, 0, dan 1. Tampak bahwa yang berbeda hanya kuat medan
                        di  dalam  silinder,  sedangkan  kuat  medan  di  luar  silinder  memiliki  profil
                        yang sama. Penyebabnya adalah, ketika kita mengitung kuat medan di luar
                        silinder  maka  arus  yang  dilingkupi  lintasan  ampere  adalah  arus  total
                        silinder  danm  nilainya  konstan.  Kebergantungan  kuat  medan  terhadap

                                                                  
                                                             
                        jarak hanya berasal dari integral  B      l d   2 ( B  ) r   .



                      1.2


                       1
                             n = -0,5
                   B/( 0 I 0 /2a)  0.6
                      0.8





                      0.4                 n = 0

                                    n = 1
                      0.2

                       0
                          0      0.5      1      1.5     2       2.5     3       3.5     4
                                                        r/a


               Gambar 5.45 ilustrasi kurva kuat medan sebagai fungsi jarak dari pusat silinder pada berbagai nilai n. Kita ambil
               contoh tiga buah nilai n, yaitu -0,5, 0, dan 1. Kuat medan dinyakan dalam satuan 0I0/2a sedangkan jarak dari

               sumbu silidner dinyatakan dalam satuan a.
                                                           390
   397   398   399   400   401   402   403   404   405   406   407