Page 633 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 633

Bab 9 Gejala Gelombang


                                   t      0    = 0                                            (9.14)
                                  2  1    2


                        Amplitudo maksimum berikutnya terjadi saat t1+        dan memenuhi

                                   (   )      0    =                                       (9.15)
                                     t
                                  2   1        2





                                                                             y (0,t)
                                                                              1




                                                                             y (0,t)
                                                                              2



                                                                             y(0,t)







                 0        10       20       30       40       50       60       70


               Gambar 9.9 Superposisi dua gelombang yang memiliki frekuensi sedikit berbeda. Kurva biru dan merah adalah
               gelombang asal dan kurva hijau adalah gelombang hasil superposisi.


                        Kurangkan persamaan (9.15) dengan persamaan (9.14) sehingga diperoleh


                                                        
                                                                  0
                                                  0
                                           )
                                     (t 1      2        t 1    2     
                                  2
                                                       2

                                     
                                  2
                        atau

                                     2 
                                                                                                 (9.16)
                                     

                        Jadi,  amplitudo  maksimum  terjadi  berulang-ulang  dengan  periode

                               /
                          2    .
                                                           621
   628   629   630   631   632   633   634   635   636   637   638