Page 804 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 804
Bab 10 Sifat Optik Gelombang Elektromagnetik
panjang yang tersusun sejajar. Molekul-molekul tersebut bersifat konduktif.
Ketika gelombang elektromagnetik dilewatkan pada film tersebut, maka
komponen osilasi yang sejajar molekul akan diserap oleh electron-elektron
pada molekul-molekul panjang tersebut dan komponen osilasi yang tegak
lurus molekul tidak diserap. Akibatnya, setelah meninggalkan film, hanya
komponen osilasi yang tegak lurus sumbu molekul yang dilewatkan
(Gambar 10.73).
Untuk polarisator kita mendefinisikan sumbu mudah, yaitu arah
yang melewatkan osilasi. Jadi sumbu mudah film polaroid adalah sumbu
yang tegak lurus sumbu-sumbu molekul yang tersusun pada film tersebut.
Cahaya tidak terpolarisasi yang jatuh pada polarisator
Misalkan cahaya tidak terpolarisasi memiliki intensitas Io. Berkas
cahaya tersebut jatuh pada sebuah polarisator. Berapakan intensitas
cahaya setelah melewati polarisator? Jika cahaya yang jatuh ke polarisator
tidak terpolarisasi, maka intensitas cahaya setelah melewati polarisator
selalu setengah dari intensitas cahaya datang.
Cahaya terpolarisasi yang jatuh pada polarisator
Namun, jika cahaya yang jatuh pada polarisator sudah terpolarisasi
maka intensitas cahaya yang lolos bergantung pada sudut antara arah
osilasi cahaya datang dengan sumbu mudah polarisator. Intensitas cahaya
yang dilewatkan memenuhi
I I o cos 2 (10.71)
dengan
Io intensitas cahaya datang,
I intensitas cahaya terlewatkan,
sudut antara arah osilasi cahaya datang dengan sumbu mudah
polarisator.
Contoh 10.11
Cahaya tak terpolarisasi jatuh pada susunan dua polarisator. Satu
polarisator memiliki sumbu mudah arah atas-bawah sedangkan polarisator
kedua memiliki sumbu mudah membentuk sudut 60 terhadap arah
o
atas-bawah. Tentukan intensitas cahaya yang keluar dari polarisator kedua
serta arah osilasi medan. Intensitas cahaya tidak terpolarisasi adalah Io.
792

