Page 807 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 807
Bab 10 Sifat Optik Gelombang Elektromagnetik
B
B
n 1 n 1
n 2 n 2
Cahaya tidak
terpolarisasi
(komponen
sejajar bidang
berkurang)
(a) (b)
Gambar 10.74 Sifat pembiasan dan pemantulan ketica cahaya jatuh dengan sudut sama dengan sudut Brewster.
(a) jika cahaya datang merupakan cahaya tidak terpolarisasi maka cahaya pantul merupakan cahaya
terpolarisasi dengan arah osilasi tegak lurus bidang normal. Cahaya yang diniaskan tidak trpolarisasi, namun
komponen osilasi yang tegak lurus bidang normal lebih lemah. (b) jika cahaya datang sudah terpolarisasi
dengan arah polarisasi sejajar bidang normal maka tidak ada cahaya pantul. Yang ada hanya pembiasan.
Contoh 10.12
(a) Dengan sudut datang berapakah agar cahaya matahari yang dipantulkan
danau terpolarisasi linier? (b) Berapakah sudut bias cahaya pada saat itu?
Indeks nias udara n1 = 1 dan indeks bias air n2 = 1,33.
Jawab
a) Cahaya pantul terpolarisasi jika sudut datang sama dengan
sudut Brewster yang memenuhi
n , 1 33
tan 2 , 1 33
B
n 1
1
atau
B = 53
o
Saat terjadi polarisasi pada cahaya pantul, maka jumlah sudut datang dan
sudut bias 90 . Jika sudut bias r maka B + r = 90 atau
o
o
795

