Page 846 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 846

Bab 11 Teori Relavitas Khusus


                        sama.  Dengan  pendekatan  (11.35)  maka  untuk  kecepatan  kecil,  energi
                        konetik benda memiliki bentuk



                                             1 u 
                                                 2
                                                  
                                 K   m o  1    2   m o c
                                                         2
                                         2
                                       c
                                             2 c  

                                          1               1
                                                               2
                                                      2
                                               2
                                      2
                                  m  c   m  u  m  c    m  u                    (11.36)
                                    o
                                          2  o      o     2  o

                        yang  persis  sama  dengan  ungkpanan  energi  kinetik  dalam  fisika  klasik.
                        Dengan kata lain, ungkapan energi kinetik dalah fisika klasik merupakan
                        bentuk  khusus  dari  ungkapan  energi  kinetik  relativitas  untuk
                        kecepatan-kecepatan  benda  yang  sangat  kecil  dibandingkna  dengan
                        kecepatan cahaya.
                                Jika  benda yang bergerak  dihentikan,  maka  benda  tersebut  akan
                        melepaskan energi (yang berasal dari energi kinetiknya) sebesar



                                  E  mc  m o c  m  m o c   mc
                                         2
                                                2
                                                            2
                                                                    2

                        Benda  yang  bergerak  memiliki  massa  m  dan  benda  yang  diam  memiliki
                        massa  mo.  Dengan  demikian,  penghentian  gerak  benda  ekivalen  dengan
                        menghilangkan massa benda sebesar

                                  m   m  m
                                            o

                        Jadi, selama proses penghentian benda, terjadi penghilangan massa sebesar
                        m, yang pada saat bersamaan terjadi pelepasan energi sebesar E = mc .
                                                                                                        2
                        Dengan kata-lain, massa dapat diubah menjadi energi. Besar energi yang
                        dihasikan  sama  dengan  perkalian  massa  tersebut  dengan  kuadrat
                        kecepatan cahaya. Prinsip inilah yang berlaku pada reaksi nuklir. Energi
                        yang sangat besar yang dihasilkan reactor nuklir atau bom atom berasal
                        dari penghancuran sebagian massa atom.

                                Gambar 11.8 adalah contoh bom nuklir dan efek yang dihasilkan.
                        Juga kondidi kota Hiroshima, Jepang setelah ledakan bom pada saat perang
                        Dunia kedua. Bom atom di Hiroshima dan Nagasaki hanya dua bom aton

                        yang pernah digunakan dalam perang. Ledankan dua bom atom tersebut
                                                           834
   841   842   843   844   845   846   847   848   849   850   851