Page 875 - Fisika Dasar 2 - Mikrajuddin Abdullah 2017
P. 875

Bab 12 Pengenalan Teori Kuantum Atom


                                Berdasarkan  persamaan  (12.13)  energi  total  elektron  berbanding
                        terbalik dengan jarak dari inti, tetapi berharga negatif. Jadi berkurangnya

                        energi total elektron harus disertai dengan makin dekatnya jarak elektron
                        dengan inti. Dengan demikian, makin lama jarak elektron ke inti makin kecil
                        karena terus-menerus dipancarkan gelombang elektronmagnetik. Lintasan

                        elektron di sekitar inti bukan lagi berupa lingkaran, tetapi berubah menjadi
                        spiral, seperti diilustrasikan pada Gambar 12.10. Pada akhirnya elektron
                        akan jatuh bersatu dengan inti, yang berarti eksistensi atom menjadi hilang.
                        Dengan kata lain, konsekuansi modal atom Rutherford adalah atom tidak
                        stabil.  Tetapi  prediksi  ini  tidak  sesuai  dengan  pengamatan  bahwa  atom

                        sangat stabil.


                        12.8 Model atom Bohr

                                Untuk  mengatasi  masalah  yang  dihadapi  model  atom  Rutherford,
                        Bohr  mengusulkan  model  kuantum  untuk  atom.  Bohr  pada  dasarnya
                        mendukung model atom Rutherford, tetapi elektrodinamika klasik dibatasi
                        keberlakuannya  pada  skala  atom.  Bangunan  atom  sebagai  inti  yang

                        dikelilingi elektron seperti yang dikemukakan Rutherford benar. Hanya Bohr
                        mengusulkan keberadaan sejumlah lintasan yang dimiliki elektron sehingga
                        teori  elektrodinamika  klasik  tidak  berlaku.  Jika  elektron  berada  pada

                        lintasan-lintasan  tersebut  maka  elektron  tidak  memancarkan  gelombang
                        sehingga  energi  elektron  tetap  dan  lintasannya  tidak  berubah.
                        Lintasan-lintasan tersebut disebut lintasan stasioner atau orbit.
                                Jika berada di luar lintasan stasioner maka teori elektrodinamika
                        klasik  berlaku  dan  elektron  memancarkan  gelombang  elektromagnetik.

                        Akibatnya,  energi  elektron  berakurang  dan  elektron  jatuh  ke  lintasan
                        stasioner yang memiliki energi lebih rendah.
                                Pancaran  gelombang  elektromagnetik  tersebut  diamati  sebagai

                        spectrum  atom.  Jadi  spektrum  atom  diamati  ketika  terjadi  perpindahan
                        elektron  dari  lintasan  stasioner  yang  memiliki  energi  tinggi  ke  lintasan
                        elektron yang memiliki energi rendah.
                                Lintasan  stasioner  yang  dimiliki  elektron  adalah  lintasan  yang
                        menghasilkan momentum sudut elektron sebagai kelipatan bulat dari  /h          2  .

                        Jadi pada lintasan stasioner berlaku

                                       h
                                 L  n                                                     (12.14)
                                      2 
                                                           863
   870   871   872   873   874   875   876   877   878   879   880