Page 234 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 234

Keterangan:                            g.     Kandungan Air Kristal
                   %V : persen volume                         Untuk senyawa hidrat AxBy.nH2O berlaku:
                   V   : volume zat terlarut
                    1                                         Rumus Praktis:
                   V   : volume zat pelarut
                    2                                                 Mol HO
                                                                   n =    2
               e.  Persen Berat                                       Mol AB y
                                                                          x
                   Persen berat menyatakan jumlah gram zat
                   terlarut dalam 100 gram larutan.       G.  Rumus Molekul dan Empiris
                   Rumus:
                              W 1                         •   Rumus  molekul,  yaitu  rumus  yang  me-
                      %W =         x 100%
                           W  1 +  W 2                        nyatakan jenis dan jumlah atom sebenarnya
                                                              yang menyusun satu molekul.
                   Keterangan:
                   %W : persen berat                      •   Rumus  empiris  adalah  rumus  yang  me-
                   W1 : berat zat terlarut                    nyatakan jenis dan perbandingan paling
                   W2 : berat zat pelarut                     sederhana atom-atom penyusun satu
               f.   Normalitas (N)                            molekul.
                                                              Contoh:
                   Normalitas menyatakan jumlah ekivalen zat
                   terlarut dalam 1 liter larutan.                ZAT         RM          RE
                                                                Glukosa      C H O       (CH O)
                          ek                                                  6  12  6      2  n
                       N =     =  m x a                          Etena        C H        (CH )
                          V                                                    2  4         2 n
                          g   1.000                              Etana        C H 6      (CH )
                                                                               2
                                                                                            3 n
                          =    x      x  a
                         Mr     V                               Benzena       C H 6       (CH) n
                                                                               6
                                                                        Mr RM = n x Mr RE
                   Keterangan:
                   N  : normalitas larutan                    Catatan:  RM  =   Rumus Molekul
                   ek  : ekivalen zat terlarut                             RE   =  Rumus Empiris
                   M  : molaritas
                   a  : valensi (banyaknya muatan ion)    H.  Persamaan Reaksi dan
                   Jika dilakukan pengenceran, berlaku rumus:     Hitungan Kimia

                           V  . N  = V  . N 2             Pada  persamaan  reaksi  yang  setara,  per-
                                 2
                             1
                          1
                                                          bandingan koefisien reaksi sama dengan:
                   Jika dilakukan penetralan berlaku rumus:
                                                          •   Perbandingan mol.
                      V asam  . N asam  = V basa  . N basa  •   Perbandingan  volume   (khusus  reaksi  gas,
                                                              pada P dan T sama).
                   Untuk reaksi redoks berlaku rumus:     •   Untuk reaksi elektrolit : A + B g C, berlaku:
                                                          Rumus Praktis:
                      V      . N    = V    . N
                        oksidator  oksidator  reduktor  reduktor
                                                                  (mol x val)A = (mol x val)B










                                                                                                233
   229   230   231   232   233   234   235   236   237   238   239