Page 274 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 274
4. Penggantian pelarut • Penggumpalan dalam sistem koloid dapat
Contoh: Jika larutan jenuh AgNO dicampur dicegah dengan cara menghilangkan
3
dengan asam klorida maka akan terbentuk muatan dari koloid tersebut.
suatu gel. • Proses penghilangan muatan koloid
Reaksi: AgNO + HCl → AgCl + HNO dapat dilakukan dengan proses dialisis.
3(aq) (aq) (koloid) 3(aq)
Contoh:
b. Cara Dispersi Proses cuci darah dalam dunia
Dispersi merupakan pemecahan partikel- kesehatan.
partikel kasar menjadi partikel koloid secara Proses cuci darah yang biasanya sering
mekanik, peptisasi atau loncatan dengan dilakukan di rumah sakit, umumnya
bunga api listrik, dan Busur Bredig. menggunakan alat pencuci darah
1. Cara mekanik, yaitu cara penggerusan yang disebut Haemodialisis. Proses
atau penggilingan butiran-butiran kasar yang terjadi pada alat ini, yaitu darah
sampai tingkat kehalusan tertentu. kotor dari pasien dilewatkan dalam
Contoh: sol belerang dibuat dengan cara pipa-pipa yang terbuat dari membran
menggerus serbuk belerang bersama- semipermiabel. Selama darah mengalir,
sama gula pasir, kemudian mencampurkan ke dalam pipa tersebut dialiri cairan
serbuk halus tersebut dengan air. (plasma darah) sebagai pencuci darah.
2. Cara peptisasi, yaitu pembuatan koloid Aliran plasma darah akan membawa
dari butir-butir kasar dengan bantuan ion-ion dalam darah kotor sehingga
zat pemeptisasi (pemecah) darah menjadi bersih kembali.
Contoh: Endapan Al(OH) oleh AICI .
3
3
3. Cara Busur Bredig, yaitu cara pembuatan b. Penambahan Stabilator Koloid
koloid jenis sol logam. • Penambahan suatu zat yang berfungsi
Dua kawat logam yang berfungsi sebagai stabilator ke dalam suatu sistem
sebagai elektroda dicelupkan ke dalam koloid dapat meningkatkan kestabilan
air, kemudian kedua ujung kawat diberi koloid. Zat stabilator dalam sistem
loncatan listrik. koloid ada dua, yaitu emulgator dan
koloid pelindung.
F. Kestabilan Koloid • Emulgator adalah zat yang ditambahkan
ke dalam suatu emulsi (koloid cair
Koloid merupakan sistem dispersi yang relatif dalam cair atau cair dalam padat),
kurang stabil dibandingkan dengan larutan. yang bertujuan untuk menjaga agar
Produk-produk komersil yang dibuat dalam campuran tersebut tidak terpisah.
bentuk sistem koloid, kondisi koloidnya Contoh: penambahan sabun ke dalam
biasanya harus dalam bentuk yang stabil. campuran minyak dan air, penambahan
Contoh produk komersil yang produknya amonia dalam pembuatan emulsi pada
termasuk dalam sistem koloid, yaitu minyak kertas film.
rambut, bedak cair, obat-obatan, dan lain-lain. • Koloid pelindung merupakan koloid
Ada beberapa cara untuk membuat sistem yang ditambahkan ke dalam sistem
dispersi koloid menjadi stabil, di antaranya: koloid agar menjadi stabil.
a. Menghilangkan Muatan Koloid Contoh: penambahan gelatin pada
• Salah satu yang membuat koloid tidak pembuatan es krim yang berfungsi agar
stabil adalah terjadinya gumpalan atau es krim tidak mudah meleleh dan tetap
koagulasi dari sistem dipersi koloid. kenyal.
273

