Page 280 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 280
1. Penjumlahan 2 vektor yang sejajar dan
searah a
Contoh: b
Diketahui 2 buah vektor a dan b Maka, resultan vektor R digambarkan
mengarah ke kanan. Panjang a adalah sebagai berikut:
4 cm dan b adalah 5 cm. Tentukan
resultan vektor tersebut? a
Jawab:
b
a
Sedangkan, nilai resultan vektor R
b
dirumuskan dengan:
⋅
⋅⋅
2
2
Maka, resultan vektor (R) (penjumlahan R = a + b + 2 a b Cosθ
vektor a dan b) digambarkan sebagai
berikut: D. Satuan
a b Satuan adalah ukuran dari suatu besaran yang
R digunakan untuk mengukur. Jenis-jenis satuan,
yaitu:
Jadi, resultan vektor R adalah: a. Satuan Baku
R = a + b = 4 + 5 = 9 cm ke kanan Satuan baku adalah satuan yang telah
2. Pengurangan dua vektor yang sejajar diakui dan disepakati pemakaiannya secara
dan berlawanan arah. internasional atau disebut dengan satuan
Contoh: internasional (SI).
Diketahui 2 buah vektor a dan b. Contoh: meter, kilogram, detik, dan lain-lain.
Panjang a adalah 8 cm dan b adalah 5 Satuan baku yang berlaku secara
cm. Tentukan resultan vektor tersebut? internasional disebut satuan internasional
Jawab: a (SI). Satuan SI ada dua macam, yaitu:
1. Sistem MKS (Meter Kilogram Sekon)
b 2. Sistem CGS (Centimeter Gram Second)
Maka, resultan vektor (R) digambarkan b. Satuan Tidak Baku
sebagai berikut: Satuan tidak baku adalah satuan yang
tidak diakui secara internasional dan hanya
a digunakan pada suatu wilayah tertentu.
b Contoh: depa, hasta, kaki, lengan, langkah.
R
Jadi, nilai resultan vektor R adalah: E. Angka Penting
R = a – b = 8 – 5 = 3 cm ke kanan
a. Aturan Angka Penting
3. Penjumlahan vektor untuk 2 buah 1. Semua angka bukan nol adalah angka
vektor yang membentuk sudut q penting. Contoh:
Misalkan: • 1234 (empat angka penting)
Diketahui dua buah vektor a dan b • 23,457 (lima angka penting)
membentuk sudut q seperti pada
gambar di bawah ini:
279

