Page 287 - E-Book SBMPTN Saintek
P. 287
Gaya ini tidak memiliki rumus yang pasti, Jadi, besarnya gaya gesek (f) pada benda
disesuaikan dengan gaya yang bekerja pada adalah gaya gesek kinetis, rumusnya:
benda tersebut. f = f =µ ⋅ N
Besarnya gaya normal adalah: k k
Gambar (A): Keterangan:
∑ F = 0
y
f : gaya gesek (N)
N – W = 0
N = W = m . g f s maks : gaya gesek statis maksimum (N)
f : gaya gesek kinetis (N)
Gambar (B): k
∑ F = 0 µ : koefisien gesekan statis
s
y
N – W . cosθ = 0 µ : koefisien gesekan kinetis
k
N = W . cosθ N : gaya normal (N)
= m . g . cosθ
c. Gaya Gesek (f) C. Energi
Gaya gesek adalah gaya yang terjadi akibat a. Energi Kinetik
PERSENTUH AN antara BENDA dan PERMUKAAN
KASAR. Arah gaya gesek selalu berlawanan Energi kinetik adalah energi yang dimiliki
dengan kecenderungan gerak benda. oleh benda yang sedang bergerak.
N Rumus:
1
mv
⋅
F E E = = m . v 2 2
arah gaya k k 2
f
W Keterangan:
Pada gambar di atas ketika benda dikenakan E : energi kinetik (Joule)
k
gaya sebesar F maka akan timbul gaya gesek m : massa benda (kg)
sebesar f. Sehingga ada dua keadaan yang v : kecepatan benda (m/s)
terjadi pada benda, yaitu:
b. Energi Potensial Gravitasi
1. Benda TETAP DIAM
Benda akan TETAP DIAM, jika gaya F Energi potensial gravitasi adalah energi
yang dimiliki benda karena posisinya
yang kita berikan masih KURANG atau terhadap titik acuan tertentu.
SAMA DENGAN GAYA GESEK STATIS Rumus:
MAKSIMUMNYA (f s maks ). E = m . g . h
F ≤ f s maks p
F ≤µ ⋅ N Keterangan:
s
Jadi, besarnya gaya gesek (f) adalah E : energi potensial (J)
p
sama dengan gaya yang yang diberikan g : percepatan gravitasi bumi (10 m/s )
2
pada benda, yaitu F. h : ketinggian benda relatif terhadap acuan (m)
f = F
D. Usaha
2. Benda BERGERAK
Benda akan BERGERAK, jika gaya F yang F
diberikan bernilai LEBIH BESAR dari gaya
s
GAYA GESEK STATIS MAKSIMUMNYA (f ). W = ∑ F S
⋅
s maks
F > f s maks
F >µ ⋅ N
s
286

