Page 122 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 122
jaringan ikat
jaringan endotel jaringan endotel
jaringan otot
vena arteri
jaringan ikat
endotel
jaringan endotel
kapiler Sumber: Ilmu Pengetahuan Populer, 2003
Gambar 5.8 Struktur pembuluh darah.
Cabang-cabang halus dari
arteriol yang tersebar di seluruh
jaringan tubuh adalah pembuluh
kapiler, diameternya kurang lebih 7
mikron (1 mikron – 0,001 mm)
sehingga hanya satu per satu sel darah
yang dapat melewatinya. Dinding
kapiler tersusun dari lapis sel endotel
(a) normal (b) mengalami penyumbatan yang memungkinkan pertukaran zat-
Sumber: Ilmu Pengetahuan Populer, 2003 zat antara darah dan cairan jaringan
Gambar 5.9 Penampang melintang arteri koronaria.
secara difusi.
Darah dari kapiler dikumpulkan kembali ke dalam vena-vena kecil yang disebut
venula dengan diameter ± 0,2 mm. Selanjutnya, darah masuk ke dalam vena atau
pembuluh balik yang diameternya lebih besar dan akan mengalirkan darah ke jantung.
Vena yang paling besar ialah vena cava superior dan vena cava inferior yang
diameternya kurang lebih 20 mm. Seperti halnya arteri, dinding vena juga tersusun
dari tiga macam jaringan, tetapi jaringan ototnya tipis sehingga secara keseluruhan
dinding vena lebih tipis dan kurang kenyal dibandingkan dengan dinding arteri.
Pengaruh kontraksi jantung terhadap aliran darah vena sangat kecil sehingga
aliran di dalam vena lebih banyak disebabkan oleh kontraksi otot-otot di sekitarnya
yang dibantu oleh katup-katup pencegah arus balik di sepanjang pembuluh. Katup-
katup yang tidak dapat menutup dengan sempurna dan lemahnya dinding pembuluh
dapat menyebabkan pelebaran pembuluh vena atau dikenal dengan sebutan varises
yang dapat terjadi di kaki bagian bawah atau di sekitar dubur yang disebut hemoroid.
Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI 115

