Page 120 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 120
otot bilik berkontraksi, peristiwa ini disebut sistol sehingga tekanan di dalam bilik
meningkat dan darah mendesak ke segala arah. Desakan ke arah serambi menyebab-
kan katup trikuspid menutup, sedangkan desakan dari bilik kiri ke aorta dan dari
bilik kanan ke arteri pulmonalis menyebabkan katup-katup semilunar terbuka.
Ketika darah keluar dari bilik kiri melewati katup semilunar di dalam aorta
masih terdapat sebagian darah yang belum dialirkan, sehingga tekanan darah di dalam
aorta meningkat dan tekanan ini dinamakan tekanan sistol yang dalam keadaan normal
besarnya ± 120 Hg. Setelah pengosongan bilik, otot-otot bilik mengalami relaksasi
atau biasa pula disebut diastol, tekanan di dalam bilik saat itu lebih rendah daripada
tekanan di dalam aorta sehingga darah dari aorta mendesak kembali ke jantung yang
mengakibatkan katup semilunar menutup. Jika darah di dalam aorta sebagian telah
dialirkan ke berbagai arteri maka tekanannya akan menurun sampai 80 mm Hg pada
keadaan normal dan disebut sebagai tekanan diastol.
katup semilunar terbuka
katup semilunar tertutup
serambi serambi
katup dari serambi ke bilik
bilik
A. Darah mengalir dari serambi ke bilik b. Darah meninggalkan bilik
Gambar 5.7 Berbagai aliran darah.
Horizon Biologi
Detak Jantung
Setiap detak jantung mempunyai dua fase utama. Fase saat otot jantung berkontraksi penuh
dan memompakan darah ke luar disebut sistole. Fase relaksasi dan pengisian kembali dengan
darah disebut diastole. Selang waktu denyut jantung adalah 0,8 detik. Katup berfungsi
untuk mencegah mengalirnya kembali darah dari bilik ke serambi. Katup mitral berada di
sebelah kiri tubuh dan katup aorta (trikuspidalis) terdapat di sebelah kanan.
Istirahat Memompa Relaksasi Istirahat Katup mitral Katup aorta
Sistol Sumber: Ensiklopedia Umum untuk Pelajar Jilid 5, 2005
Diastol
Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI 113

