Page 119 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 119
Ruang-ruang jantung sebelah kiri dibatasi oleh sekat pemisah (septum) terhadap
ruang-ruang sebelah kanan, tetapi sekat pemisah antara serambi kanan dengan serambi
kiri pada fetus masih terdapat lubang yang disebut foramen ovale dan akan tertutup
dengan sendirinya kurang lebih 10 hari setelah kelahiran. Antara serambi kiri dengan
bilik kiri dijaga oleh katup berkelopak dua yang disebut katup bikuspid atau katup
mital, antara serambi kanan dengan bilik kanan dijaga oleh katup berkelopak tiga
trikuspid. Katup-katup tersebut diperkuat oleh serat-serat korda tendinae, sehingga
katup hanya dapat terbuka ke arah bilik. Katup-katup lainnya ialah katup semilunar
yang berbentuk bulan sabit, yaitu katup antara bilik kiri dengan aorta, serta katup
antara bilik kanan dengan arteri pulmonalis.
Dinding jantung terdiri dari otot-otot jantung (miokardium) yang memiliki
kemampuan berkontraksi sehingga menjadikan jantung dapat berdenyut seumur hidup
dan tentu membutuhkan energi. Untuk itu, zat-zat makanan dan oksigen harus
disediakan terus-menerus. Hal ini dilakukan melalui pembuluh darah yang khusus
melayani otot-otot jantung saja, yaitu arteri koronaria yang bercabang ke seluruh
bagian jantung. Jika pembuluh nadi yang merupakan percabangan dari aorta ini
tersumbat atau menyempit maka kerja otot jantung akan terganggu atau bahkan terhenti,
keadaan ini disebut infra miokardium yang dapat menyebabkan kematian mendadak.
serambi kiri
serambi kanan
nodus S – A
nodus A – V
bilik kanan bilik kiri
Diastol Sistol
Gambar 5.6 Skema diastol dan sistol pada jantung.
Kemampuan jantung untuk berdenyut dipicu oleh suatu jaringan tertentu yang
disebut nodus sinoatrial (nodus S) pada dinding atas serambi kanan. Impuls yang
ditimbulkan nodus S-A disebarkan ke seluruh otot serambi sehingga otot-otot serambi
berkontraksi yang menyebabkan darah dari serambi masuk ke bilik.
Sementara itu, impuls dari nodus S–A perlahan-lahan mencapai nodus
atrioventikular (nodus A–V) yang terletak di bagian bawah sekat serambi. Kemudian
diteruskan melalui berkas His yang bercabang dua, satu cabang menuju otot bilik kiri
dan cabang yang lain menuju otot bilik kanan. Masing-masing cabang tersebut
membentuk ranting-ranting ke seluruh otot bilik. Impuls tersebut menyebabkan otot-
112 Bab 5 Sistem Peredaran Darah

