Page 158 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 158
dibatasi oleh pleura yang sangat elastis. Demikian pula dengan dinding rongga dada
bagian dalam, dibatasi oleh pleura. Di antara pleura paru-paru dengan pleura rongga
dada terdapat cairan intrapleura. Tekanan intrapleura lebih rendah daripada tekanan
udara luar. Hal ini memudahkan pemasukan volume udara ke rongga dada.
Sebelum memasuki rongga dada, udara
Tokoh masuk ke rongga hidung. Di sini rambut hidung
menyaring partikel kotoran, debu, atau serangga
Pernapasan dan kecil. Selanjutnya, udara dihangatkan, dilembap-
Pembakaran
kan agar oksigen terlarut, dan dibersihkan sekali
John Mayow (1640- lagi oleh mukus (lendir) yang terdapat di
1679), seorang ahli
hukum Inggris yang permukaan dinding rongga hidung. Membran
kemudian menjadi mukosa yang terdapat di sepanjang rongga hidung
Sumber: Jendela dokter, melakukan sangat banyak mengandung serabut saraf dan
IPTEK (6), 2000
banyak penelitian pembuluh darah. Keadaan ini sekaligus untuk
mengenai pernapasan. Ia membukti- mendeteksi gas kimiawi yang berasal dari bau-
kan bahwa otot-otot dada dan bauan. Dalam hal ini hidung berperan sebagai alat
diafragma membuat paru-paru
menegang dan mengembang seperti indra.
pompa angin saat memasukkan Selanjutnya, udara yang telah hangat dan
udara. Ia juga menunjukkan bahwa lembab memasuki faring, sebuah saluran
pengeluaran napas merupakan sepanjang kurang lebih 10 cm. Faring merupakan
proses yang tak melibatkan otot-otot, penghubung antara rongga mulut, kerongkongan,
tetapi disebabkan oleh kemampuan
paru-paru mengempis secara alami. dan rongga hidung.
Dengan memasukkan binatang- Meskipun faring merupakan tempat
binatang dan api ke dalam gelas yang bertemunya saluran pencernaan (esofagus), dari
tertutup rapat sendiri-sendiri atau ber- mulut ke lambung dengan saluran udara (trakea,
sama-sama, Mayow mendemonstrasi- dari hidung ke paru-paru), tidak terdapat masalah
kan bahwa mereka menggunakan
sejumlah zat tertentu dari udara yang yang menyebabkan makanan salah masuk ke
sama; membuat pernapasan seperti tenggorokan atau udara masuk ke kerongkongan,
pembakaran. Zat tertentu tersebut, di sebab terdapat mekanisme refleks yang mengatur
kemudian hari diidentifikasikan dan penyalurannya. Jika kita menelan sesuatu, jalan
diberi nama oksigen.
masuk udara ke faring tertutup. Anak tekak atau
uvula melipat ke belakang dan menutup bagian
atas faring. Sebaliknya jika menarik napas, uvula bergerak ke tempat semula. Dengan
demikian, antara saluran pernapasan dan saluran pencernaan tidak saling mengganggu.
Namun, adakalanya ketika kita makan sambil berbicara, makanan secara tidak
sengaja masuk ke saluran pernapasan sehingga menyebabkan peristiwa tersedak.
Saat terjadinya peristiwa tersedak, tubuh akan berusaha untuk mengeluarkan kembali
makanan yang masuk secara refleks. Mekanisme menelan dan bernapas diatur
sedemikian rupa oleh katup epiglotis serta gerakan ke atas oleh laring sewaktu
menelan sehingga saluran ke rongga hidung tertutup rapat dan berjalan normal kembali.
Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI 151

