Page 159 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 159

Saluran pernapasan berikutnya adalah laring. Ketika menelan, epiglotis pada
                         laring menutup dan ketika bernapas epiglotis membuka. Oleh karena itu, sulit sekali
                         seseorang menelan makanan sambil bicara. Laring juga menghasilkan suara pada
                         saat udara dihembuskan dari paru-paru. Suara yang merupakan getaran udara muncul
                         dari getaran pita suara yang melintang pada lubang laring, dibantu oleh mulut dan
                         lidah.
                              Dari laring,  udara menuju trakea (tenggorokan) yang tersusun atas cincin-cincin
                         tulang rawan. Di ujungnya, trakea bercabang dua menjadi bronki menuju paru-paru
                         kanan dan paru-paru kiri. Di paru-paru, bronki masih bercabang-cabang secara
                         dikotomis menjadi cabang-cabang halus disebut bronkiolus. Dari trakea  sampai
                         alveoli terdapat sekitar 23 kali percabangan.


                     D. Mekanisme Pernapasan Manusia

                              Dalam proses bernapas, terhirupnya udara bukan karena aktivitas paru-paru
                         sebab paru-paru tidak memiliki otot untuk berkontraksi, melainkan karena kontraksi
                         sekat diafragma dan otot-otot dada.
                              Terdapat dua mekanisme pernapasan pada manusia, yaitu inspirasi atau inhalasi
                         dan ekspirasi atau ekshalasi. Efisiensi pertukaran udara di paru-paru didukung dengan
                         adanya diafragma, yaitu suatu sekat berotot berbentuk kubah yang membatasi rongga
                         dada dengan rongga perut. Selanjutnya, marilah kita lihat bagaimanakah proses inspirasi
                         dan ekspirasi pada alat pernapasan terjadi!

                     1. Inspirasi dan Ekspirasi

                              Inspirasi atau inhalasi dikenal sehari-hari sebagai proses menarik napas atau
                         memasukkan udara ke dalam paru-paru, sedangkan ekspirasi atau ekshalasi sama
                         dengan mengembuskan udara dari paru-paru ke luar. Perhatikanlah mekanisme
                         pernapasan berikut ini!

                         a.   Inspirasi

                         1)   Otot-otot antartulang rusuk ber-                         udara luar masuk
                              kontraksi menggerakkan rongga dada                       ke dalam paru-
                              sehingga naik dan mengembang.                            paru
                                                                   paru-paru
                         2)   Diafragma berkontraksi dan mendatar.  mengembang          rongga dada
                         3)   Kedua mekanisme tersebut akan                             naik dan
                              menaikkan volume kapasitas pleura dan                     mengembang
                              menurunkan tekanannya.                diafragma
                                                                    mendatar
                         4)   Udara luar masuk ke dalam paru-paru.             Sumber: Ilmu Pengetahuan Tubuh
                                                                                           Manusia, 1995
                                                                        Gambar 7.2 Proses inspirasi.

                     152                                                           Bab 7  Sistem Pernapasan
   154   155   156   157   158   159   160   161   162   163   164