Page 161 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 161
Perlu anda ingat bahwa tidak semua udara yang masuk ke paru-paru
dipergunakan dalam proses pertukaran gas. Terdapat sekitar 150 ml udara yang
menempati bagian-bagian saluran pernapasan di luar alveolus. Oleh karena itu, jika
setiap menit kita bernapas 12 kali maka udara segar yang mencapai alveolus bukan
500 ml x 12 = 6.000 ml, melainkan (500 – 150) ml x 12 = 4.200 ml. Jumlah ini
dinamakan ventilasi alveolar.
Kecepatan bernapas dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain suhu, oksigen,
dan karbon dioksida.
1) Suhu
Pada saat suhu tubuh tinggi, misalnya demam, kecepatan bernapas meningkat.
2) Oksigen jika kadar oksigen turun misalnya saat kelelahan setelah lari maka
kecepatan bernapas meningkat.
3) Karbon dioksida
Jika kadar karbon dioksida dalam darah meningkat maka kecepatan bernapas
akan meningkat.
Salingtemas
Tips, Aneka Ramuan Pencegah SARS
Dunia dilanda kepanikan luar biasa akibat wabah SARS (Severe Acute Respiratory
Syndrome) merebak sejak bulan November 2002 di Guangdong, Cina. Penyakit pernapasan
akut yang disebabkan sejenis virus influenza ini tidak mempan diobati dengan antibiotika
biasa. Namun, virus ini bisa ditangkal dengan cukup istirahat dan olahraga serta mengonsumsi
beberapa tanaman obat yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh.
Sepasang suami istri di Hong Kong diberitakan terkena penyakit flu ganas ini. Sang
suami menularkan virus ini kepada istrinya karena selama dia sakit, istrinya tetap menemani
di sampingnya. Meski sama-sama kena SARS, si istri cepat pulih, sedangkan suaminya
masih bergulat dengan penyakit yang telah merenggut sekitar ratusan nyawa ini.
Dari artikel yang Anda baca tersebut, coba jelaskan bagaimana virus tersebut dapat
menular dari seseorang kepada orang lain melalui sistem pernapasan? Kemudian carilah
jenis tanaman yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh agar kita terhindar dari virus
yang mematikan tersebut? Sumber: Kompas, 11/4/2003 dengan pengubahan seperlunya
3. Transportasi Gas
Oksigen dan karbon dioksida tidak begitu saja dapat ditransportasikan oleh
darah dan berdifusi ke jaringan. Ada mekanisme khusus penyusutannya, yaitu larut
secara fisik dan larut secara kimiawi dalam darah.
a. Transportasi Oksigen
Hanya sebagian kecil oksigen (1,5%) yang larut secara fisik dalam darah,
selebihnya (98,5%) larut dalam hemoglobin.
154 Bab 7 Sistem Pernapasan

