Page 164 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 164

E. Gangguan pada Sistem Pernapasan


                              Bernapas merupakan proses kontak langsung antara tubuh bagian dalam dan
                         udara luar. Oleh karena itu, banyak sekali risiko yang mungkin terjadi terhadap alat-
                         alat pernapasan. Terlebih pada saat ini udara sudah mengalami polusi yang cukup
                         berat. Berikut akan dijelaskan beberapa kelainan yang dapat mengganggu saluran
                         pernapasan.
                           1) Kanker paru-paru. Kebanyakan kanker paru-paru disebabkan oleh polusi udara
                              yang sifatnya  langsung, seperti limbah industri dan asap rokok, misalnya bagi
                              para perokok. Polutan yang dapat menyebabkan kanker, di antaranya CO,
                              NO , H SO , HCO, asbestos, dan banyak lagi yang lainnya.
                                 2   2  4
                           2) Pneumonia. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, dan virus. Kuman-
                              kuman tersebut menyerang dinding alveolus.
                           3) Laringitis, yaitu penyakit radang pada laring yang disebabkan iritasi atau infeksi.
                              Iritasi pada laring biasanya diakibatkan asap rokok. Jika radang mencapai pita
                              suara, penderitanya akan kehilangan suara.
                           4) Asma. Penyakit ini bersifat kronis dan menurun, sebagai akibat menyempitnya
                              bronki dan bronkiolus sehingga jumlah udara yang masuk di bawah batas minimal.
                              Asma akan kambuh oleh alergi terhadap beberapa jenis makanan atau partikel
                              di udara seperti serbuk sari bunga dan debu.
                                  Obat untuk menangani asma pada dasarnya dibagi dua, yaitu kelompok
                              pelega (reliever) dan pengontrol (controller). Kelompok pelega berfungsi
                              melebarkan saluran napas yang menyempit, disebut sebagai bronkodilator. Jika
                              dianalogikan maka obat bronkodilator ini membuat daun putri malu yang
                              menguncup jadi mengembang kembali.
                                  Sementara itu, obat pengontrol berfungsi untuk menjaga agar saluran
                              pernapasan tidak cepat menyempit. Jika dianalogikan maka obat pengontrol
                              bertujuan membuat daun putri malu tidak mudah menguncup ketika disentuh.




                             canister











                                                                            Sumber:  www.z.about.com, 2006
                                                                            Gambar 7.8 Alat pelega asma.
                                                  tekan canister ke bawah dan
                             bagian mulut         hiruplah perlahan-lahan


                     Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI                                          157
   159   160   161   162   163   164   165   166   167   168   169