Page 201 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 201

alat indra. Alat indra yang kita kenal, yaitu mata, telinga, lidah, dan hidung. Setiap
                         reseptor yang membentuk alat indra hanya menerima salah satu jenis perubahan yang
                         terdeteksi dari lingkungannya. Itulah sebabnya, kumpulan reseptor yang membentuk
                         alat indra, diberi nama berdasarkan jenis stimulus yang diterimanya. Beberapa reseptor
                         (sel saraf sensorik) yang membentuk alat indra itu, antara lain berikut ini.
                         1)   Fotoreseptor, sel saraf sensorik penerima rangsang cahaya.
                         2)   Kemoreseptor, sel saraf sensorik penerima rangsang zat kimia.
                         3)   Thermoreseptor, sel saraf sensorik penerima rangsang suhu.
                         4)   Mekanoreseptor, penerima rangsang fisik berupa tekanan, sentuhan, dan getaran.
                              Di samping itu, reseptor dibagi menjadi dua bagian berdasarkan asal stimulus yang
                         diterimanya. Reseptor yang menerima dan mendeteksi stimulus yang datangnya dari
                         luar lingkungannya disebut eksteroseptor. Kelompok reseptor yang termasuk
                         eksteroseptor ini, yaitu sel-sel saraf sensorik yang terdapat pada mata, telinga, kulit,
                         lidah, dan hidung, sedangkan kelompok reseptor yang menerima stimulus (rangsang)
                         dari dalam lingkungannya disebut interoseptor. Kelompok reseptor yang termasuk
                         interoseptor adalah sel-sel saraf yang menerima rangsang tekanan darah dan rasa
                         lapar. Setelah Anda mengenal pembagian reseptor-reseptor yang diuraikan di atas,
                         dengan mudah Anda dapat mengikuti uraian selanjutnya mengenai alat-alat indra berikut.


                     1. Kulit sebagai Indra Perasa

                              Pada kulit manusia terdapat lima macam sel saraf sensoris yang berfungsi sebagai
                         reseptor, yaitu penerima rangsang atau penerima informasi dari luar, antara lain reseptor
                         untuk merasakan sentuhan, gerakan, tekanan, rasa sakit, dan suhu (panas dan dingin).
                         Perhatikan Gambar 9.6 yang memperlihatkan penampang dengan reseptor-reseptor
                         yang dimilikinya!           rambut
                                                         epidermis
                                                             badan krause
                               cakram
                                merkel                                    badan meissner

                                badan                                      dermis
                                ruffini
                                                                         kelenjar sebasea (menghasilkan
                                                                         minyak untuk membuat kulit
                                                                         kedap air)
                                folikel
                               rambut                                      pembuluh-pembuluh
                                                                           darah
                                                                           badan pacini


                                                kelenjar keringat  Sumber: Jendela IPTEK, Tubuh Manusia, 2000
                                           Gambar 9.6  Kulit dan reseptor-reseptornya.

                     194                                                            Bab 9  Sistem Koordinasi
   196   197   198   199   200   201   202   203   204   205   206