Page 204 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 204

Ujung-ujung sel saraf pembau di dalam rongga hidung dilapisi cairan tipis.
                         Rangsangan berupa bau dapat diterima apabila telah larut dalam cairan tersebut. Di
                         samping itu, ujung-ujung sel saraf pembau di dalam rongga hidung sangat peka
                         terhadap rangsangan zat-zat kimia yang berupa gas atau uap (kemoreseptor).
                              Proses terjadinya bau, mula-mula zat kimia terbawa oleh udara masuk ke dalam
                         rongga hidung. Setelah larut dalam selaput lendir kemudian diterima dan dibawa oleh
                         saraf pembau ke otak untuk diterjemahkan. Dengan demikian, gas yang masuk tadi
                         dapat terdeteksi.
                              Indra pembau pada manusia peka terhadap berbagai macam bau, seperti bau
                         anyir, wangi, busuk, dan bau yang lainnya. Kepekaan indra pada beberapa hewan
                         seperti serigala, anjing, atau harimau lebih kuat dibandingkan dengan manusia. Hewan-
                         hewan tersebut memiliki kepekaan indra penciuman yang sangat tajam sehingga dapat
                         mendeteksi bau yang berada pada jarak yang cukup jauh bahkan dapat mencapai
                         puluhan meter.
                                   Otak                                Potensial aksi




                                                                                              Bulbus
                             Rongga hidung                                                   olfaktoris
                                                                                              Tulang

                                                                                           Sel epitelium
                          Partikel udara
                                                                                               Sel
                                                                                           kemoreseptor

                                                                                              Silia

                                                                         mukus
                                                                                      Sumber: Biology, 1999
                                                  Gambar 9.8 Indra pembau.

                     4. Telinga (Indra Pendengar)

                              Sebenarnya apa yang kita sebut mendengar tidak lain adalah kemampuan sel
                         saraf reseptor pada telinga untuk mendeteksi getaran yang biasa kita sebut suara.
                         Getaran dapat ditangkap reseptor oleh telinga melalui udara.
                              Telinga terbagi menjadi tiga bagian, yaitu telinga luar, tengah, dan dalam. Seperti
                         diperlihatkan pada Gambar 9.9. Telinga bagian luar terdiri atas daun telinga dan liang
                         telinga yang berfungsi untuk membantu menangkap rangsang berupa getaran
                         gelombang suara yang terbawa bersama udara di sekitarnya. Pada telinga bagian
                         tengah terisi oleh udara, dan telinga bagian dalam terisi oleh cairan limfa. Untuk


                     Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI                                          197
   199   200   201   202   203   204   205   206   207   208   209