Page 206 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 206
Penerus getaran pada telinga bagian tengah adalah tulang-tulang pendengaran
yang terdiri atas tulang martil (malleus), tulang landasan (incus), dan tulang sanggurdi
(stapes). Getaran akan diteruskan oleh tulang sanggurdi ke telinga bagian dalam
yang disebut jendela oval. Di samping ketiga macam tulang yang disebutkan tadi, di
dalam telinga bagian tengah terdapat saluran berisi udara yang berfungsi untuk
menghubungkan telinga dengan rongga mulut. Saluran penghubung ini disebut saluran
eustachius. Dengan adanya saluran eustachius ini, keadaan tekanan udara di dalam
telinga dan tekanan udara luar dapat disetarakan.
c. Telinga Bagian Dalam
Pada telinga bagian dalam terdapat sederetan ruang dan saluran yang berisi
cairan. Telinga bagian dalam ini terbagi menjadi dua bagian dengan fungsi yang berbeda.
Pada bagian atas telinga dalam terdapat tiga saluran setengah lingkaran yang berfungsi
untuk alat keseimbangan, sedangkan di bagian bawah telinga dalam terdapat saluran
berupa rumah siput (koklea). Di dalam koklea terdapat sel-sel saraf sensoris yang
dihubungkan ke otak oleh saraf pendengaran.
5. Mata (Indra Penglihatan)
Mata berfungsi sebagai alat pengenal warna maupun bentuk. Hal ini
dimungkinkan dengan reseptor khusus cahaya yang disebut fotoreseptor. Setiap mata
mempunyai suatu lapisan reseptor, yaitu lensa untuk memfokuskan cahaya pada
reseptor cahaya, dan sel-sel saraf untuk menghantarkan impuls dari reseptor ke otak.
Perhatikanlah bagian-bagian mata pada Gambar 9.10 dan fungsinya pada tabel 9.3!
sklera
otot mata
retina
kornea saraf
penglihatan
pupil vitreous
humor
lensa
badan
siliaris
iris
Sumber: Kamus Visual, 2003
Gambar 9.10 Mata dan bagian-bagiannya.
Retina mata tersusun oleh kurang lebih 125 juta sel batang (sel basilus) yang
mampu menerima rangsang cahaya yang tidak berwarna, dan kurang lebih 6,5 juta
sel kerucut (sel konus) yang mampu menerima rangsang sinar yang berwarna.
Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI 199

