Page 230 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 230

Untuk bergerak, sperma tentunya membutuhkan energi. Energi yang dibutuhkan
                         sperma diperoleh dari mitokondria spiral yang terdapat pada bagian tengah sperma.
                         Energi tersebut dibutuhkan untuk menggerakkan ekor sperma. Sperma yang dihasilkan
                         oleh pria dewasa sekitar 400 juta sel.


                                                                 spermatogonium (diploid)
                                                pembelahan

                                                                spermatosit primer
                                 pembelahan meiosis I

                                                                         spermatosit sekunder





                                                                              spermatid
                           pembelahan meiosis II


                                                                               sel sperma (haploid)



                                             Gambar 10.4 Tahapan spermatogenesis.

                     2. Pembentukan Ovum (Oogenesis)

                              Pembentukan ovum pada wanita terjadi di organ yang disebut ovarium. Pada
                          ovarium sendiri sebenarnya bakal sel telur, yaitu oosit telah ada sejak bayi. Oosit
                          terdiri atas oosit primer dan sekunder. Oosit sekunder berasal dari oosit primer yang
                          mengalami proses pembelahan secara meiosis di bawah pengaruh FSH. Di samping
                          oosit sekunder, dalam proses pembelahan oosit primer secara meiosis dihasilkan
                          juga suatu badan yang disebut badan polar pertama. Pada oosit sekunder di
                          sekelilingnya terdapat folikel. Folikel-folikel tersebut di bawah pengaruh FSH akan
                          membelah berkali-kali sehingga membentuk folikel yang disebut folikel de graaf
                          atau folikel yang telah masak. Di antara folikel de graaf terdapat suatu rongga. Folikel
                          inilah yang kemudian berperan untuk memproduksi estrogen pada wanita.
                              Hormon estrogen berperan untuk merangsang hipofisis mensekresikan
                          Luteinizing Hormone (LH). LH merangsang proses pelepasan sel telur dari ovarium
                          yang dikenal dengan istilah ovulasi. Apabila sewaktu ovulasi terjadi fertilisasi maka
                          oosit sekunder akan mengalami proses pembelahan lebih lanjut sehingga dihasilkan
                          ootid yang bersifat haploid dan juga dihasilkan badan polar yang kedua. Selanjutnya,
                          ootid tersebut akan berdiferensiasi menjadi ovum atau sel telur. Dengan demikian,


                     Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI                                          223
   225   226   227   228   229   230   231   232   233   234   235