Page 231 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 231
pada proses oogenesis dihasilkan oosit sekunder yang nantinya akan bersatu dengan
sperma pada saat fertilisasi terjadi. Setelah terjadi pembuahan (fertilisasi), oosit
sekunder akan membelah secara meiosis lagi sampai akhirnya dihasilkan ovum. Untuk
lebih jelasnya, Anda dapat melihatnya pada gambar di bawah ini.
Oogonium
(diploid)
Oosit primer (dalam tahap profase meiosis I)
pembelahan meiosis
pertama
badan polar pertama
Oosit sekunder (haploid)
(haploid)
pembelahan meiosis kedua
(rangsang oleh fertilisasi)
badan polar kedua
(haploid)
Ootid
ovum (haploid)
Gambar 10.5 Tahapan oogenesis.
D. Siklus Menstruasi
Pada wanita ovulasi terjadi berkaitan dengan siklus yang dikendalikan oleh
hormon. Pada manusia dan primata, siklus terjadinya ovulasi dalam suatu proses
reproduksi diberi istilah siklus menstruasi, sedangkan pada mamalia lain diberi istilah
siklus estrus.
Menstruasi, yaitu proses meleburnya ovum yang gagal dibuahi bersama dengan
lapisan dinding uterus berlangsung secara periodik. Pada saat terjadi menstruasi, pada
wanita sering kali dihasilkan darah yang disertai jaringan-jaringan kecil tetapi bukan
darah. Siklus pada saat menstruasi terjadi membutuhkan waktu sekitar 28 hari sampai
satu bulan, itulah sebabnya siklus ini diberi nama mens yang berasal dari bahasa
Yunani yang artinya satu bulan.
Terdapat sedikit perbedaan antara siklus menstruasi dan siklus estrus. Siklus
estrus, yaitu suatu perilaku seksual yang bersifat agresif dari hewan betina yang terjadi
pada saat berlangsungnya ovulasi. Peristiwa siklus reproduksi ini diperlihatkan oleh
224 Bab 10 Sistem Reproduksi Organisme

