Page 99 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 99

pembuluh darah, saluran pernapasan, saluran kandung kemih, dan saluran kelamin.
                         Perhatikanlah Gambar 4.21!


                         c.   Otot Jantung
                              Jika anda perhatikan sepintas, otot jantung memiliki kemiripan struktur dengan
                         otot lurik, tetapi apabila diperhatikan lebih teliti, ternyata otot jantung berbeda dengan
                         otot lurik. Perbedaan yang terdapat pada otot jantung dan otot lurik, yaitu otot jantung
                         serabut-serabut ototnya memiliki percabangan, sedangkan otot lurik tidak bercabang.
                         Di samping itu, sistem persarafannya pun berbeda. Jika otot lurik bekerja di bawah
                         pengaruh kesadaran, sedangkan otot jantung tidak karena sarafnya adalah sistem
                         saraf otonom. Inti sel otot jantung terdapat di tengah. Perhatikanlah Gambar 4.22!



















                                        Sumber: Atlas Histologi Manusia, 1986  Sumber: Atlas Histologi Manusia, 1986
                           Gambar 4.21 Penampang otot polos.         Gambar 4.22 Struktur otot jantung.


                     2. Sifat Kerja Otot

                              Anda telah mengetahui pada pembahasan sebelumnya, bahwa fungsi otot adalah
                         sebagai alat gerak aktif dan sebagai gerakan (kontraksi) karena adanya rangsangan.
                         Namun, berkontraksinya otot tidak disebabkan oleh satu rangsangan saja, tetapi
                         oleh serangkaian rangsangan yang sifatnya berurutan. Otot salah satu rangsangan
                         akan memperkuat rangsangan yang lain. Dengan demikian, akan terjadi ketegangan
                         (tonus) yang maksimum. Tonus yang terjadi berlangsung secara terus-menerus.
                              Saat bekerja otot memiliki dua sifat, yaitu antagonis dan sinergis. Berikut akan
                         dijelaskan mengenai dua sifat otot tersebut.


                         a.   Sifat Antagonis Otot
                              Dikatakan antagonis, apabila kerja otot menyebabkan pengaruh yang sifatnya
                         berlawanan. Keadaan otot yang saling antagonis, misalnya pada kerja otot yang


                     94                                                                Bab 4  Sistem Gerak
   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104