Page 102 - BSE Biologi SMA/MA Kelas XI
P. 102
Tampak pada reaksi tersebut, pembentukan aktomiosin merupakan hasil interaksi
antara aktin dan miosin yang membutuhkan ATP melalui bantuan enzim yang dikenal
sebagai enzim ATP-ase.
Sumber energi lainnya pada otot, yaitu fosfokreatin. Fosfokreatin ini adalah
suatu bentuk persenyawaan fosfat berenergi tinggi yang terdapat pada otot dalam
konsentrasi yang tinggi. Fosfokreatin tidak dapat digunakan secara langsung sebagai
sumber energi, tetapi dapat memberikan energinya kepada ADP. Proses yang terjadi
dapat Anda perhatikan pada reaksi berikut!
Kreatin
Fosfokreatin + ADP Kreatin + ATP
Fosfokinase
Banyaknya fosfokreatin yang terdapat pada otot lurik, lebih dari lima kali jumlah
ATP. Proses terpecahkan ATP dan fosfokreatin untuk menghasilkan energi tidak
membutuhkan oksigen bebas. Oleh karena itu, disebut proses anaerob.
Jika otot melakukan kontraksi secara terus-menerus dalam jangka waktu yang
lama maka otot akan mengalami kelelahan. Hal tersebut terjadi sebagai akibat turunnya
kandungan konsentrasi ATP dan fosfokreatin. Sebaliknya, pada saat ini justru akan
terjadi kenaikan konsentrasi ADP, AMP, dan asam laktat.
Sumber lain untuk menghasilkan energi, yaitu dengan cara mengubah glikogen
menjadi glukosa. Glikogen adalah senyawa yang tidak larut. Oleh karena itu, harus
dilarutkan dahulu menjadi laktasidogen. Laktasidogen ini diubah menjadi glukosa dan
asam laktat. Glukosa yang dihasilkan dioksidasi menjadi CO , H O, dan energi. Energi
2
2
yang dibebaskan selanjutnya digunakan untuk membentuk ATP dan fosfokreatin. Proses
ini terjadi pada saat otot berelaksasi, dan membutuhkan oksigen bebas. Oleh karena
itu, proses relaksasi disebut fase aerob. Perhatikanlah bagan reaksi berikut ini!
Glikogen laktasidogen
Laktasidogen glukosa + asam laktat
Glukosa + O CO + H O + energi
2 2 2
Apabila terjadi penimbunan asam laktat yang terlalu banyak di dalam otot, dapat
menyebabkan kelelahan. Asam laktat yang berlebihan tersebut akan dioksidasi oleh
oksigen, apabila terlalu banyak dibutuhkan oksigen untuk mengoksidasi asam laktat,
maka orang yang mengalaminya bernapas tersengal-sengal.
D. Gangguan pada Sistem Gerak
Kelainan yang terjadi pada sistem gerak meliputi kelainan dan gangguan pada
tulang dan kelainan pada otot. Berikut ini kedua kelainan tersebut akan dijelaskan.
Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI 97

