Page 158 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 158
Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam
menyelenggarakan pendidikan, mulai dari pendidikan for-
mal dan nonformal maupun informal di bawah binaan Ke-
menterian Pendidikan Nasional, Dinas Pendidikan, di bawah
binaan Kementerian Agama, lembaga pendidikan di bawah
Kementerian Perhubungan, Kemendagri, dan kementerian
lainnya. Juga, lembaga lain, termasuk kurusus-kursus mau-
pun organisasi yang menyelenggarakan pendidikan, termasuk
industri dan perkantoran atau biasa disebut lembaga pendidi-
kan formal, informal, dan nonformal.
E. Unsur-Unsur Manajemen Pendidikan Islam
Mendasari dari definisi manajemen pendidikan Islam,
maka unsur-unsurnya berupa:
1. Man (Manusia)
Manusia yang ada di lembaga pendidikan Islam, berarti
sumber daya manusia yang ada di dalam lembaga Pen-
didikan Islam. Hal ini meliputi: pimpinan (yaitu kiai,
kepala/ketua/rektor/direktur dan wakil-wakilnya),
kepala/kabag dan staf TU, guru/dosen/ustadz/mudabir,
kepala laboratorium, kepala perpustakaan, ketua penja-
minan mutu, bidang humas, penelitian, ekstra kuriku-
ler, UKS, koperasi/bidang usaha, siswa, orang tua, pe-
merintah, masyarakat sekitar, satpam, penjaga sekolah,
petugas kebersihan, yayasan, dan stakeholders lainnya.
Keseluruhan SDM tersebut tentu minimal harus mam-
pu membaca, memahami, dan menulis Al-Qur’an dan
Hadits.
2. Material
Bahan yang ada di lembaga pendidikan Islam, melipu-
ti: sarana-prasarana pendidikan seperti gedung, gedung
perpustakaan, gedung laboratorium, auditorium, mas-
jid/mushalla, lapangan olah raga, ruang kepala/wakil
156

