Page 160 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 160
Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam
Namun sebaiknya dilaporkan kepada stakeholders atau
diumumkan sehingga transparansi dan kepercayaan ter-
hadap lembaga semakin kuat.
Terkadang, masih banyak lembaga pendidikan Islam
yang percaya begitu saja terhadap penyelenggara pen-
didikan. Apalagi di lingkungan pesantren, pengelo-
laan anggaran yang sentralistik sangat dominan, yakni
kiai memegang kekuasaan penuh dalam keuangan dan
memiliki kepercayaan penuh. Sebab, ada anggapan
bahwa kiai dan yang bekerja di pesantren sudah saling
dapat dipercaya sehingga tidak memerlukan laporan,
apalagi banyak dana yang dikeluarkan oleh orang ter-
tentu dari keluarga kiai. Hal ini sebenarnya wajar kare-
na untuk honor dan kesejahteraan di pesantren atau
lembaga pendidikan Islam saja kurang dan terkadang
ditalangi, lantas untuk apa lagi dilaporkan? (Mungkin
ini yang banyak terjadi di lembaga pendidikan Islam).
Agar lembaga pendidikan Islam memiliki administrasi
dan manajemen yang baik dari sisi keuangan, diper-
lukan pengelolaan anggaran dan laporannya, sehingga
keperluan seluruh kegiatan di lembaga pendidikan Islam
dapat terbaca dan terukur. Hal ini berguna untuk eva-
luasi perbaikan anggaran dan mutu pendidikan, misal-
nya nilai anggaran kesejarteraan guru yang kurang, nilai
anggaran kegiatan pembelajaran yang kurang, kemudi-
an dievaluasi dan dicarikan jalan keluar untuk pemenu-
han anggaran pada masa mendatang. Jika anggaran ini
dikelola dan dievaluasi dengan baik, maka efektivitas
pengelolaan lembaga pendidikan Islam menjadi lebih
efektif dan efisien menuju tercapainya mutu yang di-
idamkan. Uang dalam konteks Islam, harus diperoleh
158

